KATA PENGANTAR
Assalaamu'alaikum
Warahmatullahi Wabarakatuh,
Puji
syukur saya aturkan kehadirat Allah SWT atas ridho dan karunianya saya dapat
menyelasaikan tugas pembuatan makalah ini. Saya juga ingin mengucapkan terima
kasih kepada dosen pengampu mata kuliah
Teknologi informasi dan komunikasi yang telah memberikan pengarahan-pengarahan
kepada saya dalam pembuatan makalah ini. Dengan adanya tugas ini saya dapat menambah
wawasan dan pengetahan, oleh karena itu makalah ini dibuat tidak hanya untuk
pengumpulan tugas semata tetapi juga untuk menambah pengetahuan para pembacanya.
Makalah
ini berisi tentang gambaran penggunaan mikrotik. Materi dalam makalah ini telah
saya uraikan menurut kemampuan yang saya miliki.
Dalam makalah
ini tentunya masih banyak kekurangan. Untuk itu saya mengharap kritik dan saran
dari pembaca guna penyempurnaan makalah ini. Semoga makalah ini dapat
bermanfaat bagi para pembaca untuk menambah ilmu pengetahuan. Amin
Wassalaamu'alaikum
Warahmatullahi Wabarakatuh.
Semarang,
Desember 2013
Dyah
Noviati Kusumaningrum
(1102412031)
DAFTAR
ISI
Kata
Pengantar...................................................................................................ii
Daftar
Isi............................................................................................................iii
Bab
I Pendahuluan
A. Latar
Belakang.........................................................................................
1
B. Rumusan
Masalah....................................................................................
2
C. Tujuan......................................................................................................
2
Bab
II Pembahasan
a. Pengertian Mikrotik……………………………………………………3
b. Sejarah MikroTik RouterOS……………………………………...……4
c. Jenis-jenis Mikrotik……………………………………………………4
d. Fitur-fitur Mikrotik……………………………………..……………..6
e. Macam-macam produk Mikrotik Router
…………………………….8
f. Syarat Instalasi Mikrotik…………………………………………..….9
g. Lisensi Mikrotik……………………………………………………...10
h. Sistem Level Lisensi
Mikrotik…………………………….…………12
i. Akses Mikrotik…………………………………………………….…14
j. Cara Instalasi Mikrotik Router…………………………………….…15
k. Implementasi Penggunaan Mikrotik………………………………….23
l. Kelebihan dan kelemahan Mikrotik……………………………….…27
BAB III Penutup
A.
Kesimpulan………………………………………………………..29
Daftar
pustaka……………………………………………………........30
BAB
I
PENDAHULUAN
A. Latar
Belakang Masalah
Diera
globalisasi yang berkembang sangat pesat saat ini, hampir semua orang
membutuhkan akses komunikasi dan informasi yang dapat diperoleh secara cepat. Pembagian
nomor untuk internet atau biasa disebut dalam dunia networking adalah IP
Address sudah sangat menipis atau sudah hampir habis. Satu IP Address perlu
sekali berhubungan dengan IP address lainnya yang berbeda class atau subnet,
maka diperlukanlah suatu proses system untuk menghubungkan IP Address itu,
yaitu routing. Routing akan membuat sebuah rantai jaringan saling terhubung dan
bias berkomunikasi dengan baik, dan informasi yang tersedia di satu IP Address
akan didapatkan di IP address yang lainnya.
Mikrotik
adalah salah satu vendor baik hardware dan software yang menyediakan fasilitas
untuk membuat router. Salah satunya adalah Mikrotik Router OS, ini adalah
Operating system yang khusus digunakan untuk membuat sebuah router dengan cara
menginstallnya ke komputer. Fasilitas atau tools yang disediakan dalam Mikrotik
Router Os sangat lengkap untuk membangun sebuah router yang handal dan stabil.
B. Rumusan
Masalah
a. Pengertian
Mikrotik
b. Sejarah
MikroTik RouterOS
c. Jenis-jenis
Mikrotik
d. Fitur-fitur
Mikrotik
e. Macam-macam
produk Mikrotik Router
f.
Syarat Instalasi Mikrotik
g. Lisensi
Mikrotik
h. Sistem
Level Lisensi Mikrotik
i.
Akses Mikrotik
j.
Cara Instalasi Mikrotik Router
k. Implementasi
Penggunaan Mikrotik
l.
Kelebihan dan kelemahan Mikrotik
C. Tujuan
a.
Untuk memenuhi salah satu tugas
dari dosen mata kuliah “Teknologi Informasi dan Komunikasi”
b. Untuk menambah wawasan dan ilmu
pengetahuan khususnya dalam bidang teknologi informasi dan komunikasi.
c. Dapat mengetahui gambaran tentang cloud
computing secara khusus.
BAB II
PEMBAHASAN
A. Pengertian Mikrotik
Mikrotik adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang
produksi perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (Software) yang
berhubungan dengan sistem jaringan komputer yang berkantor pusat di Latvia,
bersebelahan dengan Rusia. Mikrotik didirikan pada tahun 1995 untuk
mengembangkan router dan sistem ISP (Internet Service Provider) nirkabel.
Mikrotik
didesain untuk memberikan kemudahan bagi penggunanya. Administrasinya bisa
dilakukan melalui Windows application = (WinBox). Selain itu instalasi dapat
dilakukan pada Standard computer PC. PC yang akan dijadikan router mikrotikpun
tidak memerlukan resource yang cukup besar untuk penggunaan standard, misalnya
hanya sebagai gateway. Untuk keperluan beban yang besar ( network yang
kompleks, routing yang rumit dll) disarankan untuk mempertimbangkan pemilihan resource
PC yang memadai.
B.
Sejarah
MikroTik RouterOS
Mikrotik adalah sebuah perusahaan kecil
berkantor pusat di Latvia, bersebelahan dengan Rusia. Mikrotik dibuat oleh
MikroTikls sebuah perusahaan di kota Riga, Latvia. Latvia adalah sebuah negara
yang merupakan “pecahan” dari negara Uni Soviet dulunya atau Rusia sekarang
ini. Mikrotik awalnya ditujukan untuk perusahaan jasa layanan Internet (PJI)
atau Internet Service Provider (ISP) yang melayani pelanggannya menggunakan
teknologi nirkabel atau wireless. Saat ini MikroTikls memberikan layanan kepada
banyak ISP nirkabel untuk layanan akses Internet dibanyak negara di dunia dan
juga sangat populer di Indonesia. MikroTik sekarang menyediakan hardware dan
software untuk konektivitas internet di sebagian besar negara di seluruh dunia.
Produk hardware unggulan Mikrotik berupa Router, Switch, Antena, dan perangkat
pendukung lainnya. Sedangkan produk Software unggulan Mikrotik adalah MikroTik
RouterOS. Pembentukannya diprakarsai oleh John Trully dan Arnis Riekstins. John
Trully adalah seorang berkewarganegaraan Amerika yang berimigrasi ke Latvia. Di
Latvia ia berjumpa dengan Arnis, Seorang darjana Fisika dan Mekanik sekitar
tahun 1995.
John dan Arnis mulai me-routing dunia
pada tahun 1996 (misi MikroTik adalah me-routing seluruh dunia). Mulai dengan
sistem Linux dan MS-DOS yang dikombinasikan dengan teknologi Wireless-LAN
(WLAN) Aeronet berkecepatan 2 Mbps di Moldova, negara tetangga Latvia, baru
kemudian melayani lima pelanggannya di Latvia.
Prinsip dasar mereka bukan membuat
Wireless ISP (W-ISP), tetapi membuat program router yang handal dan dapat
dijalankan diseluruh dunia. Latvia hanya merupakan tempat eksperimen John dan
Arnis, karena saat ini mereka sudah membantu negara-negara lain termasuk
Srilanka yang melayani sekitar 400 pengguna.
Linux yang pertama kali digunakan adalah
Kernel 2.2 yang dikembangkan secara bersama-sama dengan bantuan 5-15 orang
staff Research and Development (R&D) MikroTik yang sekarang menguasai dunia
routing di negara-negara berkembang. Menurut Arnis, selain staf di lingkungan
MikroTik, mereka juga merekrut tenega-tenaga lepas dan pihak ketiga yang dengan
intensif mengembangkan MikroTik secara marathon.
C.
Jenis-jenis
Mikrotik
1. MikroTik
RouterOS yang berbentuk software yang dapat di-download di www.mikrotik.com.
Dapat diinstal pada kompuetr rumahan (PC).
2. BUILT-IN
Hardware MikroTik dalam bentuk perangkat keras yang khusus dikemas dalam board
router yang didalamnya sudah terinstal MikroTik RouterOS.
1. MikroTik
RouterOS™ adalah sistem operasi dan perangkat lunak yang dapat digunakan untuk
menjadikan komputer manjadi router network yang handal, mencakup berbagai fitur
yang dibuat untuk ip network dan jaringan wireless, cocok digunakan oleh ISP
dan provider hotspot. Untuk instalasi Mikrotik tidak dibutuhkan piranti lunak
tambahan atau komponen tambahan lain. Mikrotik didesain untuk mudah digunakan
dan sangat baik digunakan untuk keperluan administrasi jaringan komputer
seperti merancang dan membangun sebuah sistem jaringan komputer skala kecil
hingga yang kompleks sekalipun.
2. Mikrotik
RouterBoard
RouterBoard adalah router embedded produk dari
mikrotik. Routerboard seperti sebuah pc mini yang terintegrasi karena dalam
satu board tertanam prosesor, ram, rom, dan memori flash. Routerboard
menggunakan os RouterOS yang berfungsi sebagai router jaringan, bandwidth
management, proxy server, dhcp, dns server dan bisa juga berfungsi sebagai
hotspot server.
Ada beberapa seri routerboard yang juga bisa
berfungsi sebagai wifi. sebagai wifi access point, bridge, wds ataupun sebagai
wifi client. seperti seri RB411, RB433, RB600. dan sebagian besar ISP wireless
menggunakan routerboard untuk menjalankan fungsi wirelessnya baik sebagai AP
ataupun client. Dengan routerboard Anda bisa menjalankan fungsi sebuah router
tanpa tergantung pada PC lagi. karena semua fungsi pada router sudah ada dalam
routerboard. Jika dibandingkan dengan PC yang diinstal routerOS, routerboard
ukurannya lebih kecil, lebih kompak dan hemat listrik karena hanya menggunakan
adaptor. untuk digunakan di jaringan wifi bisa dipasang diatas tower dan
menggunakan PoE sebagai sumber arusnya.
Mikrotik pada standar perangkat keras berbasiskan
Personal Computer (PC) dikenal dengan kestabilan, kualitas kontrol dan
fleksibilitas untuk berbagai jenis paket data dan penanganan proses rute atau
lebih dikenal dengan istilah routing. Mikrotik yang dibuat sebagai router
berbasiskan PC banyak bermanfaat untuk sebuah ISP yang ingin menjalankan
beberapa aplikasi mulai dari hal yang paling ringan hingga tingkat lanjut. Contoh
aplikasi yang dapat diterapkan dengan adanya Mikrotik selain routing adalah
aplikasi kapasitas akses (bandwidth) manajemen,firewall, wireless access point
(WiFi), backhaul link, sistem hotspot, Virtual Private Netword (VPN)server dan
masih banyak lainnya.
D.
Fitur-fitur
Mikrotik
1.
Address List : Pengelompokan IP Address
berdasarkan nama
2.
Asynchronous : Mendukung serial PPP dial-in / dial-out, dengan otentikasi CHAP,
PAP, MSCHAPv1 dan MSCHAPv2, Radius, dial on demand, modem pool hingga 128
ports.
3.
Bonding : Mendukung dalam pengkombinasian beberapa antarmuka ethernet ke dalam
1 pipa pada koneksi cepat.
4.
Bridge : Mendukung fungsi bridge spinning tree, multiple bridge interface,
bridging firewalling.
5.
Data Rate Management : QoS berbasis HTB dengan penggunaan burst,PCQ, RED, SFQ,
FIFO queue, CIR, MIR, limit antar peer to peer
6.
DHCP : Mendukung DHCP tiap antarmuka; DHCP Relay; DHCP Client, multiple network
DHCP; static and dynamic DHCP leases.
7.
Firewall dan NAT : Mendukung pemfilteran koneksi peer to peer, source NAT dan
destination NAT. Mampu memfilter berdasarkan MAC, IP address, range port,
protokol IP, pemilihan opsi protokol seperti ICMP, TCP Flags dan MSS.
8.
Hotspot : Hotspot gateway dengan otentikasi RADIUS. Mendukung limit data rate,
SSL ,HTTPS.
9.
IPSec : Protokol AH dan ESP untuk IPSec; MODP Diffie-Hellmann groups 1, 2, 5;
MD5 dan algoritma SHA1 hashing; algoritma enkirpsi menggunakan DES, 3DES,
AES-128, AES-192, AES-256; Perfect Forwarding Secresy (PFS) MODP groups 1, 2,5
10.
ISDN : mendukung ISDN dial-in/dial-out. Dengan otentikasi PAP, CHAP, MSCHAPv1
dan MSCHAPv2, Radius. Mendukung 128K bundle, Cisco HDLC, x751, x75ui, x75bui
line protokol.
11.
M3P : MikroTik Protokol Paket Packer untuk wireless links dan ethernet.
12.
MNDP : MikroTik Discovery Neighbour Protokol, juga mendukung Cisco Discovery
Protokol (CDP).
13.
Monitoring / Accounting : Laporan Traffic IP, log, statistik graph yang dapat
diakses melalui HTTP.
14.
NTP : Network Time Protokol untuk server dan clients; sinkronisasi menggunakan
system GPS.
15.
Poin to Point Tunneling Protocol : PPTP, PPPoE dan L2TP Access Consentrator;
protokol otentikasi menggunakan PAP, CHAP, MSCHAPv1, MSCHAPv2; otentikasi dan
laporan Radius; enkripsi MPPE; kompresi untuk PPoE; limit data rate.
16.
Proxy : Cache untuk FTP dan HTTP proxy server, HTTPS proxy; transparent proxy
untuk DNS dan HTTP; mendukung protokol SOCKS; mendukung parent proxy; static
DNS.
17.
Routing : Routing statik dan dinamik; RIP v1/v2, OSPF v2, BGP v4.
18.
SDSL : Mendukung Single Line DSL; mode pemutusan jalur koneksi dan jaringan.
19.
Simple Tunnel : Tunnel IPIP dan EoIP (Ethernet over IP).
20.
SNMP : Simple Network Monitoring Protocol mode akses read-only.
21.
Synchronous : V.35, V.24, E1/T1, X21, DS3 (T3) media ttypes; sync-PPP,Cisco
HDLC; Frame Relay line protokol; ANSI-617d (ANDI atau annex D) dan Q933a (CCITT
atau annex A); Frame Relay jenis LMI.
22.
Tool : Ping, Traceroute; bandwidth test; ping flood; telnet; SSH;
packet sniffer; Dinamik DNS update.
23.
UPnP : Mendukung antarmuka Universal Plug and Play.
24.
VLAN : Mendukung Virtual LAN IEEE 802.1q untuk jaringan ethernet dan wireless;
multiple VLAN; VLAN bridging.
25.
VoIP : Mendukung aplikasi voice over IP.
26.
VRRP : Mendukung Virtual Router Redudant Protocol.
27.
WinBox : Aplikasi mode GUI untuk meremote dan mengkonfigurasi MikroTik RouterOS.
E.
Macam-macam
produk Mikrotik Router
• Lisensi
Mikrotik (tanpa DOM)
• Lisensi
Mikrotik (dengan DOM)
• Upgrade
Lisensi
• Switch
• Mikrotik
RouterBoard (only)
• Mikrotik
Router Indoor
• Mikrotik
RouterBoard 2011
• MikroBits
Aneto NEW
• MikroBits
Ainos
• MikroBits
Celoica
• MikroBits
Dinara NEW
• Router
Ogma Connect
• Wireless
Outdoor 800
• Wireless
Indoor 800
• Wireless
Indoor 493
• Wireless
Outdoor 435
• Wireless
Outdoor 433
• Wireless
Indoor 433
• Wireless
Outdoor 411
• Wireless
Indoor 411
• Wireless
Outdoor 711
• Groove
• Metal
• Embedded
2.4GHz
• Embedded
5.xGHz
• Interface
• Outdoor
Antenna
• Indoor
Antenna
F.
Syarat
Instalasi Mikrotik
Mikrotik
dapat di install di PC dengan menggunakan beberapa cara, yaitu:
1.
ISO Image; menggunakan Compact Disc (CD) instalasi. Silakan download file
berekstensi .ISO yang tersedia dan anda harus “membakarnya” ke dalam media CD
kosong.
2.
NetInstall; melalui jaringan komputer (LAN) dengan Satu Disket, atau
menggunakan Ethernet yang mendukung proses menyalakan komputer (booting)
komputer melalui Ethernet Card. NetInstall dapat dilakukan pada sistem operasi
Windows 95/98/NT4/2000/XP.
3.
Mikrotik Disk Maker; membutuhkan beberapa buah disket ukuran 3,5″ yang nantinya
akan disalin pada hard disk saat instalasi dilakukan.
Adapun
persaratan minimal komputer yang dibutuhkan untuk Mikrotik adalah sebagai
berikut:
1. Menggunakan prosesor setidaknya 100 MHz atau
lebih seperti Intel Pentium, Cyrix 6X86, AMD K5 atau prosesor yang lebih baru
dari Intel IA-32 (i386). Ingat penggunaan lebih dari satu prosesor belum
diperbolehkan.
2. Memori (RAM) minimal 64 Mb dan maksimum 1 Gb.
3. Media penyimpanan (Hard Drive) menggukana
sistem standar Kontroler IDE dan ATA. Penggunaan SATA, SCSI dan USB tidak
didukung. Pastikan sisa media penyimpananmu adalah minimal sebesar 64 Mb.
4. Jika instalasi menggunakan disket, gunakan
ukuran 3,5″ pada drive A.
5. Jika instalasi menggunakan media CD, pastikan
standar kontrolernya adalah ATA/ATAPI.
6. Jika anda instal melalui LAN, gunakan standar
ethernet tipe PCI.
G.
Lisensi
Mikrotik
Setiap
file Mikrotik yang telah di instalasi pada sebuah komputer akan bertahan selama
24 jam sejak pertama kali diinstal. Jika anda matikan komputer saat waktu masih
kurang dari 24 jam maka anda masih memiliki sisa waktunya untuk terus dapat
menggunakannya. Jika masa 24 jam telah lewat maka Mikrotik sudah tidak dapat
lagi digunakan dan membutuhkan proses instalasi ulang. Sistem lisensi perangkat
lunak Mikrotik atau lebih dikenal dengan sebutan RouterOS berbasiskan identitas
dari perangkat lunak itu sendiri atau disebut Software ID. Jika ingin merubah
lisensinya maka anda wajib mengetahui Software ID tersebut, ini dapat anda temukan
saat proses instalasi berlangsung. Jika anda terlewat saat melihat Software ID
atau lupa mencatat maka anda dapat melihatnya kembali melalui sistem konsol
atau melalui perangkat lunak tambahan dari Mikrotik berbasiskan Windows yaitu
Winbox.
Setiap
RouterOS yang telah berhasil diinstalasi maka akan diberikan sebuah user yaitu
admin tanpa kata kunci (password) atau tekan tombol Enter saja saat diminta
memasukkannya. Untuk melihat lisensi melalui konsol Mikrotik lakukan
perintah:/system license print. Pastikan anda telah masuk-log (login) saat
mengetikkan perintah tersebut.
Jika anda telah memiliki Software
ID, apa langkah berikutnya?
1. Daftarlah
pada website Mikrotik
2. Pilih
lisensi yang anda butuhkan
3. Beberapa
metode untuk mendapatkan lisensi setelah daftar adalah sebagai berikut:
o Masukkan
Software ID dan mintalah lisensi dikirimkan melalui E-Mail. Jika anda pakai
Winbox gunakan fitur drag-and-drop.
o Buka file
lisensi menggukanan editor teks dan salinlah isinya. Lalu letakkan pada sistem
konsol. Jika pakai Winbox dapat ditemukan pada menu System > License.
o Jika
komputermu punya koneksi Internet, maka anda dapat dengan mudah meminta
lisensinya menggunakan jalur Internet yang ada.
Instalasi Mikrotik pada PC akan menghapus seluruh
isi hard disk dan semua data anda akan hilang. Pastikan anda telah
memikirkannya terlebih dahulu.
Setiap media penyimpanan seperti hard disk yang
telah di instalasi RouterOS maka dapat dipindah dengan mudah pada perangkat PC
lainnya, namun tidak dapat menyalin isi hard disk lalu dipindahkan ke hard disk
lainnya tanpa membeli lisensi kembali.
Jangan gunakan format berbasis MS-DOS atau utiliti
format lainnya untuk melakukan instalasi ulang RouterOS. Ini dapat akibatkan
pergantian Software ID.
H.
Sistem
Level Lisensi Mikrotik
Mikrotik bukanlah perangkat lunak yang
gratis jika anda ingin memanfaatkannya secara penuh, dibutuhkan lisensi dari
MikroTikls untuk dapat menggunakanya alias berbayar. Mikrotik dikenal dengan
istilah Level pada lisensinya. Tersedia mulai dari Level 0 kemudian 1, 3 hingga
6, untuk Level 1 adalah versi Demo Mikrotik dapat digunakan secara gratis
dengan fungsi-fungsi yang sangat terbatas. Tentunya setiap level memilki
kemampuan yang berbeda-beda sesuai dengan harganya, Level 6 adalah level
tertinggi dengan fungsi yang paling lengkap. Secara singkat dapat digambarkan
jelaskan sebagai berikut:
_
Level 0 (gratis); tidak membutuhkan lisensi untuk menggunakannya dan penggunaan
fitur
hanya
dibatasi selama 24 jam setelah instalasi dilakukan.
_
Level 1 (demo); pada level ini anda dapat menggunakannya sbg fungsi routing
standar
saja
dengan 1 pengaturan serta tidak memiliki limitasi waktu untuk menggunakannya.
_
Level 3; sudah mencakup level 1 ditambah dengan kemampuan untuk menajemen
segala
perangkat
keras yang berbasiskan Kartu Jaringan atau Ethernet dan pengelolaan perangkat
wireless
tipe klien.
_
Level 4; sudah mencakup level 1 dan 3 ditambah dengan kemampuan untuk mengelola
perangkat
wireless tipe akses poin.
_
Level 5; mencakup level 1, 3 dan 4 ditambah dengan kemampuan mengelola jumlah
pengguna
hotspot yang lebih banyak.
_
Level 6; mencakup semua level dan tidak memiliki limitasi apapun.
Jika
anda ingin sekedar untuk mencoba-coba silakan gunakan Level 1 sebagai awal.
Sedangkan untuk anda yang ingin menggunakan seluruh fitur dari Mikrotik maka
mau tidak mau anda harus membeli lisensinya.
Lebih
Lengkap lihat di www.mikrotik.co.id
Harga
Lisensi Mikrotik
Dibawah ini adalah harga standar jika anda membeli
langsung dari Mikrotik, yaitu:
• Level 0 :
gratis tanpa harus registrasi namun hanya untuk 24 jam penggunaan.
• Level 1 :
gratis untuk demo, namun harus melakukan registrasi di website resmiMikrotik.
• Level 3 :
gratis, juga harus lakukan registrasi.
• Level 4 :
berbayar, harga $45.
• Level 5 :
berbayar, harga $95.
• Level 6 :
berbayar, harga $25
I.
Akses
Mikrotik
Ada 4 cara pengaksesan MikroTik Router, antara lain
:
1. Via Console/Command Mikrotik
Jenis router board maupun PC bisa kita akses
langsung via console/shell maupun remote akses menggunakan PUTTY (www.putty.nl)
Tips Command : "Manfaatkan auto complete"
(mirip bash auto complete di linux) Tekan Tombol TAB di keyboard untuk
mengetahui/melengkapi daftar perintah selanjutnya. Jadi perintah yang panjang
tidak perlu kita ketik lagi, cukup ketikkan awal perintah itu, lalu tekan
TAB-TAB maka otomatis Shell akan menampilkan/melengkapi daftar perintah yang
kita maksud.
Contoh:
Cukup ketikkan Ip Fir >>> lalu tekan TAB
>>> maka otomatis shell akan melengkapi
menjadi Ip Firewall. Lalu ketik “..” (titik dua)
untuk kembali ke sub menu diatasnya, dan ketik “/“ untuk kembali ke root menu.
2. Via Web Browser
Mikrotik bisa juga diakses via web/port 80 pada
browser.
Contoh : ketik di browser IP mikrotik kita:
192.168.0.18.
3. Via Winbox
Mikrotik bisa juga diakses/remote menggunakan tool
winbox (utility kecil di windows yang sangat praktis dan cukup mudah
digunakan). Tampilan awal mengaktifkan winbox seperti ini : sumber :
http://images.arrohwany.multiply.com/attachment/0/
Winbox bisa mendeteksi mikrotik yang sudah di
install asal masih dalam satu network, yaitu dengan mendeteksi MAC address dari
ethernet yang terpasang di Mikrotik.
4. Via Telnet
Kita dapat me-remote MikroTik menggunakan telnet
melalui program aplikasi ”command prompt” (cmd) yang ada pada windows. Namun,
penggunaan telnet tidak dianjurkan dalam jaringan karena masalah keamanannya.
Contoh : c:\>telnet 192.168.2.1
J.
Cara
Instalasi Mikrotik Router
Langkah-langkah
setting mikrotik sebagai Router dan Akses Point
Sebelum
memulai hal yang harus di ada atau perlu di ketahui adalah:
2.
IP
Publik (192.168.26.7)
3.
Gateway
(192.168.26.254
4.
DNS
Server (10.11.12.1)
5.
IP
standar dari router mikrotik adalah : 192.168.88.1
6.
Login
Name : admin password : Kosongkan saja
Jalankan WInbox
Tekan tombol kotak
Klik pada mikrotik
yang akan di setting
Pada login name masukan “admin” dan
kosongkan pada kolom password, klikconnect
Akan muncul pemberintahuan bahwa
Router OS sudah menpunyai konfigurasi standar, apakah akan kita pertahankan
atau di hapus. Lebih baik Dihapus saja. Klik pada Remove
Configuration
Selanjutnya pada klik menu interface,
didalam interface terdapat dua interface, ether1 yang kita asumsikan terhubung
dengan internet/IP Publik dan wlan1 yang terhubung dengan jaringan lokal
bertindak sebagai akses point. Untuk ether1 tidak perlu kita rubah setingannya
dulu langsung klik pada wlankemudian aktifkan wlan1 dengan
menklik tombol centang warna biru.
Klik dua
kali pada wlan1, kemudian pada tab wireless rubahlah setingan menjadi
Mode
: ap bridge
SSID :
latihan (nama bebas, menyesuaikan)
Untuk band
yang kita pakai pada akses point ini menggunakan sikyal dengan frequensi
5GHz-a, jika menggunakan type akses point yang lain rubah setingan band sesuai
dengan frquensi siknyalnya.
Klik OK
Memberikan IP pada Interface dan
Gateway serta DNS Server
Klik pada
New Terminal
Kemudian
ketikan perintah untuk memberi IP addres pada ethe1
ip address add
address=192.168.26.2 netmask=255.255.255.0 interface=ether1
Memasukan
gateway untuk konek ke internet (diberikan oleh operator prnyrdia layanan
internet)
ip route add
gateway=192.168.26.254
Memasukan
DNS Server
ip dns set server=10.11.12.1
allow-remote-requests=yes
jika
menggunakan router OS versi 4,5 ke bawah gunakan command
ip dns set
primary-dns=192.168.30.254 allow-remote-requests=yes
Memasukan
perintah routing
ip firewall nat
add chain=srcnat out-interface=ether1 action=masquerade
menambahkan
juga IP Addres untuk wlan1
ip address add
address=192.168.40.1 netmask=255.255.255.0 interface=wlan1
DHCP Server
IP Pool,
yaitu range IP yang bisa digunakan oleh server DHCP anda. Untuk case ini PC
akan diberikan ip dari 192.168.40.12 sampai 192.168.40.254, berarti ada 253 PC
yang bisa dihandle server DHCP.
ip pool add name=dhcp_pool ranges=192.168.40.2-192.168.40.254
setting DHCP Server
ip dhcp-server add address-pool=dhcp_pool
authoritative=after-2sec-delay bootp-support=static
disabled=no interface=wlan1 lease-time=3d name=dhcp_server
server
DHCP menggunakan address pool dgn nama “dhcp_pool” dan menggunakan “wlan1″
untuk interface yang digunakan mikrotik (interface tersebut yang terhubung
dengan switch/hub jaringan lokal anda)
ip dhcp-server network
add address=192.168.40.0/24 comment=""
dns-server=192.168.40.1
gateway=192.168.40.1 netmask=255.255.255.0
DHCP
mikrotik menggunakan Network ID 192.168.40.0/24 Netmask 255.255.255.0 (/24)
dengan pemberian gateway ke 192.168.40.1 dan DNS 192.168.40.1
Memberikan Password Pada Akses Point
Buat security Profile dulu dengan
cara klik pada menu Wireless, pada wireless table masuk
pada Security Profile, klik pada tombol Tambah (+)
Nama
profile : Bebas
Authetication
Type : cukup WPA PSK saja
WPA Pre
Shared Key : Masukan password yang diinginkan
Kalau sudah klik OK
Langkah selanjutnya klik pada
tab interface, klik dua kali pada wlan1
Pada interface wlan,
masuk pada tab wireless. Rubah security Profile menjadi
profile yang tadi sudah kita buat
Klik ok
Menambah User
Untuk menambah, menghapus atau
mengedit user, klik pada menu Systemkemudian pilih User
Pada menu User List klik pada tombol
tambah (+), kemudian masukan nama user baru kemudian pilih group Full untuk
memberikan hak akses full pada nam login yang baru.
Klikk pada menu password untuk memberikan password pada user.
K.
Implementasi
Penggunaan Mikrotik
Salah satu implementasi penggunaan mikrotik dalam
kehidupan sehari-hari yaitu jaringan hotspot yang dbiasanya dipasang di
kantor-kantor, sekolah, kampus dll.
Berikut
ini adalah cara memasang jaringan hotspot dengan menggunakan mikrotik.
Cara
setting hotspot mikrotik,
adalah aplikasi hotspot untuk akses internet
terbatas pada jaringan Anda, manajemen dan perhitungan penggunaan internet
hotspot berdasarkan quota (volume-based) dan berdasarkan waktu (time-based)
yang menggunakan system pra-bayar atau pasca-bayar. Hotspot MikroTik sangat
cocok diaplikasikan pada jaringan WiFi/Kabel Hotel, Apartemen, Restoran,
Kantor, Sekolah, RT/RW Net, dan publik area lainnya.
User
atau costumer harus mempunyai Account/Login Name yang diberikan oleh Operator
untuk mengakses internet. Proses login berbasis web jadi mudah atau familiar
dan dapat diaplikasikan pada semua System Operasi yang ada saat ini, hanya
membutuhkan softwareWeb Browser (Internet Explorer, Mozila Firefox, Opera dll)
Aplikasi ini dapat berjalan pada infrastruktur WiFi atau kabel UTP selama ada
koneksi ke Server Billing.
Fitur Hotspot MikroTik
1. Otentifikasi User, user akan dihadapkan
halaman otenfikasi/login sebelum user menggunakan koneksi internet.
2. User Account, Pengaturan
username/account mempunyai fitur :
o Limit
user hotspot mikrotik berdasarkan :
§ Time
Based (waktu)
§ Traffic
amount (download and upload)
§ Rate
Limits (speed)
o Auto
generate voucher template
o Generate
random username password
o Web Based Hotspot Control Panel, Memanage
billing anda dengan berbasis web based, yang dapat memudahkan pengoperasian
tanpa install software client apapun dan dapat di akses dimana pun anda berada
o Trial User, anda bisa
memberikan fungsi trial pada user. Tanpa login dengan username, dengan
menggunakan konsep login dengan identifikasi dengan MAC Address yg mempunyai
format unik yang berbeda setiap komputer. Anda bisa mengatur lama trial setiap
1 MAC address, contoh anda memberikan waktu 2 jam setiap MAC address untuk
mengakses hotspot setiap harinya.
3. Bypass Website, pengaturan akses
website tertentu agar bisa di akses tanpa melalui otentifikasi hotspot
mikrotik.
4. UserManager Mikrotik, aplikasi
radius server internal MikroTik.
5. External Billing Software,
pengaturan yang dapat menggunakan billing software pihak ketiga berbasis radius
server.
Cara
Setting Hotspot MikroTik Dengan Winbox
beberapa
contoh setting hotspot di mikrotik :
·
Mengaktifkan hotspot di MikroTik.
·
Cara membuat user hotspot Mikrotik.
·
Cara bypass salah satu user hotspot.
·
Cara bypass website tertentu.
·
Cara setting UserManager MikroTik.
Sebelum
anda setting hotspot di mikrotik pastikan mikrotik anda sudah melakukan setting
awal menjadikan mikrotik sebagai router gateway. Contoh setting awal mikrotik
di RB750 pada artikel Cara Setting
MikroTik RB750
Mengaktifkan Hotspot di MikroTik Dengan Winbox
2.
Tentukan interface mana yg mau dijadikan hotspot, bisa pada interface ethernet
atau wireless. Lihat Setting
WiFi Access Point Di Mikrotik jika anda
merencanakan hotspot akan di aktifkan di interfaces wireless agan. Klik Next
3.
Tentukan IP Address yang akan digunakan hotspot mikrotik agan. Klik Next
3. Tentukan
range ip address yang di berikan ke user hotspot. Klik Next
5.
Skip untuk Select Hotspot SSL Certificate, Klik Next.
6.
Skip untuk Select SMTP Server, Klik Next.
7.
Tentukan IP DNS yang akan diberikan ke user hotspot.
8.
Jika agan meinginkan address hotspot mikrotik agan pakai hostname, isi nama dns
untuk hotspot anda (misalnya adamonline.hotspot). Pastikan pada Step 7 DNS
diisi dengan IP Mikrotik agan.
9.
Isi username password yang akan dijadikan admin hotspot mikrotik agan.
10.
Setelah selesai, sekarang waktunya pengetesan. Test dengan komputer yang
dimasukin ke jaringan hotspot agan di interface hotspotnya sudah ditentukan.
Jika sukses akan tampil Login Page Hotspot Mikrotik pada browser agan, jika
agan akses salah situs.
Setelah
agan mengaktifkan fitur hotspot di mikrotik, lanjut Setting Hotspot Server
Profile untuk setting konfigurasi server hotspot yang
barusan agan buat.
L.
Kelebihan
dan kelemahan Mikrotik
Keunggulan:
1. Harga lebih murah dibanding
berbagai macam product sekelas
2. Compability hardware banyak
3. Feature cukup banyak
4. Untuk product Router Board yang
udah dibundle dengan mikrotik performancenya sangat memenuhi kebutuhan dan
sangat bisa bersaing dengan product yang lebih mahal
Kelemahan:
1. Daya tahan untuk beberapa
product agak kurang (Router Board), hal ini bisa ditutupi dengan menggunakan
CPU yang lebih tahan banting sebagai pengganti RB
2. No Hotswap module (interface
yang ditanamkan tidak bisa main asal copot, system harus dimatikan terlebih
dahulu)
BAB
III
PENUTUP
A.
Kesimpulan
Mikrotik adalah sebuah perusahaan yang bergerak di
bidang produksi perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (Software) yang
berhubungan dengan sistem jaringan komputer yang berkantor pusat di Latvia,
bersebelahan dengan Rusia. Mikrotik didirikan pada tahun 1995 untuk
mengembangkan router dan sistem ISP (Internet Service Provider) nirkabel.
Mikrotik didesain untuk memberikan kemudahan bagi penggunanya. Administrasinya
bisa dilakukan melalui Windows application = (WinBox). Selain itu instalasi
dapat dilakukan pada Standard computer PC. PC yang akan dijadikan router
mikrotikpun tidak memerlukan resource yang cukup besar untuk penggunaan
standard, misalnya hanya sebagai gateway. Untuk keperluan beban yang besar (
network yang kompleks, routing yang rumit dll) disarankan untuk
mempertimbangkan pemilihan resource PC yang memadai.
DAFTAR
PUSTAKA
http://rizkyhap123.blogspot.com/2013/04/jenis-jenis-mikrotik.html
http://tidiaje.blogspot.com/2010/05/tugas-kuliah-mikrotik-router-os.html
http://lpmp.wordpress.com/2012/04/16/langkah-langkah-setting-mikrotik-sebagai-router-dan-akses-point/
http://teknologi.kompasiana.com/terapan/2013/06/21/apa-itu-mikrotik--567049.html
diakses pada tanggal 8 Desember 2013 pukul 08.07
http://lisatkj.blogspot.com/2010/08/kelebihan-dan-keunggulan-mikrotik.html
http://blog-wandi.blogspot.com/2010/07/pembahasan-lengkap-tentang-mikrotik.html
http://id.wikipedia.org/wiki/MikroTik
diakses pada tanggal 6 Desember 2013 pukul 8.28
http://putraaldy.blogspot.com/2012/05/pengertian-mikrotik-router-os.html
terimakasih sangat bermanfaat :)
BalasHapusKlo daftar pustaka untuk laporan hasil pkl kya mna??
BalasHapus