HTML5
Tugas
ini dibuat untuk memenuhi tugas Teknologi Informasi dan Komunikasi
Dosen
Pengampu :
Septia Lutfi, M.Pd
Penyusun :
Dyah Noviati Kusumaningrum
1102412031
TEKNOLOGI PEDIDIKAN
FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG
2013
KATA PENGANTAR
Assalaamu'alaikum
Warahmatullahi Wabarakatuh,
Puji
syukur saya aturkan kehadirat Allah SWT atas ridho dan karunianya saya dapat
menyelasaikan tugas pembuatan makalah ini. Saya juga ingin mengucapkan terima
kasih kepada dosen pengampu mata kuliah
Teknologi informasi dan komunikasi yang telah memberikan pengarahan-pengarahan
kepada saya dalam pembuatan makalah ini. Dengan adanya tugas ini saya dapat menambah
wawasan dan pengetahan, oleh karena itu makalah ini dibuat tidak hanya untuk
pengumpulan tugas semata tetapi juga untuk menambah pengetahuan para
pembacanya.
Makalah
ini berisi tentang gambaran tentang Html5. Materi dalam makalah ini telah saya uraikan
menurut kemampuan yang saya miliki. Dalam makalah ini terdapat pengertian html5,
sejarah, fitur-fitur yang terdapat pada html5, aplikasi html5 dan pemanfaatanya serta kelebihan dan kekurangan
dalam html5.
Dalam makalah
ini tentunya masih banyak kekurangan. Untuk itu saya mengharap kritik dan saran
dari pembaca guna penyempurnaan makalah ini. Semoga makalah ini dapat
bermanfaat bagi para pembaca untuk menambah ilmu pengetahuan. Amin
Wassalaamu'alaikum
Warahmatullahi Wabarakatuh.
Penyusun
DAFTAR
ISI
Kata
Pengantar...................................................................................................
ii
Daftar
Isi............................................................................................................
iii
Bab I Pendahuluan
A. Latar
Belakang.........................................................................................
1
B. Rumusan
Masalah....................................................................................
2
C. Tujuan......................................................................................................
2
Bab
II Pembahasan
A. Konsep, pengertian dan fungsi
HTML……………………………….3
B. Definisi, sejarah dan tujuan
HTML5…………………………………5
C. Perbedaan HTML5, fitur-fitur HTML5 serta
implementasi………... 9
D. Kelebihan dan manfaat penggunaan
HTML5………………………14
E. Struktur dokumen dalam HTML
5……………………………….....23
Bab
III Penutup
A. Kesimpulan.............................................................................................29
Daftar
Pustaka………………………………………………………………. 30
BAB
I
PENDAHULUAN
1.1
Latar belakang masalah
Seiring
dengan berkembangnya teknologi informasi dan komunikasi yang semakin maju dari
waktu ke waktu. Tuntutan jaman yang semakin maju ini yang
membuat manusia modern tidak bisa lepas dari perangkat teknologi untuk
mendukung aktivitasnya. Manusia modern saat ini dapat mencari
informasi secara cepat, tepat, mudah dan murah. Kecanggihan
teknologi menjadikan manusia dalam menggunakan alat komunikasi yang tidak
terbatas oleh jarak, ruang dan waktu.
Informasi
dan dokumen-dokumen yang tersaji dalam internet mempunyai bentuk dan variasi
tampilan yang berbeda-beda. Proses mentransfer data atau dokumen dari web
server ke browser perlu adanya protocol yang biasa digunakan adalah HTML. HTML
digunakan untuk menyusun dan membentuk dokumen agar dapat ditampilkan pada
program web browser dan sekaligus menjadi dasar bila akan menjelajah internet
dan melihat halaman web secara menarik. Aneka software untuk mendesain web
browserpun kini banyak bermunculan.
1.2
Rumusan Masalah
A.
Apa konsep, pengertian dan fungsi HTML
itu sendiri?
B.
Dalam perkembangannya apa definisi,
sejarah dan tujuan dibuatnya HTML5?
C.
Apa perbedaan HTML5 dari versi-versi
HTML sebelumnya dan fitur-fitur apa saja yang terdapat dalam HTML5 serta
implementasinya?
D.
Apa saja kelebihan dan manfaat
penggunaan HTML5?
E.
Apa saja struktur dokumen dalam HTML 5?
1.3
Tujuan
Pembahasan
a)
Untuk memenuhi salah satu tugas dari
dosen mata kuliah “Teknologi Informasi dan Komunikasi”
b)
Untuk menambah wawasan dan ilmu
pengetahuan khususnya dalam bidang teknologi informasi dan komunikasi.
c)
Dapat mengetahui gambaran HTML5 secara
khusus.
BAB II
PEMBAHASAN
A. Pengertian, konsep, sejarah dan
fungsi HTML
Untuk memudahkan dalam memahami HTML5,
sebaiknya mempelajari pengertian, konsep
dan fungsi dari HTML itu sendiri yang dijelaskan sebagai berikut :
Konsep
HTML itu sendiri hampir mirip dengan sebuah bahasa pemrograman karena struktur
yang dimilikinya dianggap terlalu sederhana, kode-kode dibaca oleh browser
baris per baris, dari atas ke bawah. Tetapi sebenarnya pengertian HTML atau
HyperText Markup Language adalah bahasa dari Worl Wide Web (www) yang
dipergunakan utntuk menyusun dan membentuk dokumen agar dapat ditampilkan pada
program web browser. HTML juga dapat disebut sebagai protocol yang digunakan
untuk mentransfer data atau dokumen dari web server ke browser. HTML inilah
yang menjadi dasar bila akan menjelajah internet dan melihat halaman web yang
menarik.
Ada
2 fungsi utama dalam HTML yaitu :
1.
Membentuk tata letak document, dalam hal ini menentukan jenis huruf, gambar,
dan komponen dokumen lainnya.
2.
Menentukan hubungan ke dokumen lain, HTML merupakan suatu bahasa pemrograman
yang termasuk dalam kategori SGML (Standart Generalized Markup Language) dimana
bentuknya merupakan standar ASCII yang berisi kode-kode untuk mengatur dokumen.
Saat ini terdapat banyak sekali HTML authoring
(software atau tool yang digunakan untuk membuat atau mendesain halaman web),
yang biasa digunakan seperti : MS-FrontPage, Netscape Composer, Macromedia
Dreamweaver, Adobe GoLive, Adobe Pagemill, HotDog, HotMetal, HTML Easy,
InContext Spider, dan lain sebagainya. Karena bentuk HTML mengikuti standar
ASCII, maka file HTML dapat dibuat dengan menggunakan program editor bisa
seperti Editor dari DOS, atau Notepaddari Microsoft Windows, MS Word dan lain
sebagainya. Namun yang paling mudah adalah dengan menggunakan Notepad yang ada
setiap kali kita menggunakan system operasi terutama windows.
Software lain yang digunakan adalah browser yang
digunakan untuk menampilkan web page yang akan dihasilkan. Dua nama yang paling
popular adalah Internet Explorer dan Netscape Navigator, keduanya merupakan
browser yang umum digunakan dan mudah didapatkan, beberapa yang lain yang juga
terkenal seperti Opera, GodZilla, Mozilla Firefox, dan sebagainya. Jadi, dengan
menggunakan kombinasi program pembuat HTML dan program web browser, maka kita
sudah dapat menayangkan informasi di internet.
Pada HTML digunakan hypertext link atau hubungan
antara teks dan dokumen lain. Dengan demikian pembaca dokumen bisa melompat
dari satu dokumen ke dokumen yang lain dengan mudah. Namun banyak kalangan umum
yang menganggap bahwa HTML merupakan dokumen program meskipun tidak
terstruktur. Yang jelas HTML merupakan bahasa yang menspesifikasi isi (content)
suatu halaman web.
Fakta dalam HyperText menunjukan bahwa halaman web
lebih tepat berupa teks yang dapat memuat multimedia, dan melakukan link dengan
atau tanpa lompatan. Sedangkan Markup menunjuk ke fakta bahwa bekerja pada kebanyakan
teks dengan simbol-simbol spasial (tags) yang mengidentifikasi struktur dan
tipe dokumen.
Penjelajah web Internet dan formating hypertext
sederhana yang ditulis kedalam berkas format ASCII agar dapat menghasilkan
tampilan wujud yang terintegerasi. Dengan kata lain, berkas yang dibuat dalam
perangkat lunak pengolah kata dan disimpan kedalam format ASCII normal sehingga
menjadi home page dengan perintah-perintah HTML. Bermula dari sebuah bahasa
yang sebelumnya banyak digunakan di dunia penerbitan dan percetakan yang
disebut dengan SGML (Standard Generalized Markup Language),HTML adalah sebuah
standar yang digunakan secara luas untuk menampilkan halaman web. HTML saat ini
merupakan standar Internetyang didefinisikan dan dikendalikan penggunaannya oleh
World Wide Web Consortium (W3C). HTML dibuat oleh kolaborasi Caillau TIM dengan
Berners-lee robert ketika mereka bekerja di CERN pada tahun 1989 (CERN adalah
lembaga penelitian fisika energi tinggi di Jenewa).
Tahun 1980, IBM memikirkan pembuatan suatu dokumen
yang akan mengenali setiap elemen dari dokumen dengan suatu tanda tertentu. IBM
kemudian mengembangkan suatu jenis bahasa yang menggabungkan teks dengan
perintah-perintah pemformatan dokumen. Bahasa ini dinamakan Markup Langiage,
sebuah bahasa yang menggunakan tanda-tanda sebagai basisnya. IBM menamakan
sistemnya ini sebagai Generalized Markup Language atau GML.
Tahun 1986, ISO menyatakan bahwa IBM memiliki suatu
konsep tentang dokumen yang sangat baik, dan kemudian mengeluarkan suatu
publikasi ( ISO 8879 ) yang menyatakan markup language sebagai standar untuk
pembuatan dokumen-dokumen. ISO membuat bahasa ini dari GML milik IBM, tetapi
memberinya nama lain, yaitu SGML ( Standard Generalized Markup Language ).
ISO dalam publikasinya meyakini bahwa SGML akan
sangat berguna untuk pemrosesan informasi teks dan sistem-sistem perkantoran.
Tetapi diluar perkiraan ISO, SGML dan terutama subset dari SGML, yaitu HTML
juga berguna untuk menjelajahi internet. Khususnya bagi mereka yang menggunakan
World Wide Web. Versi terakhir dari HTML adalah HTML 4.01, meskipun saat ini
telah berkembang XHTMLyang merupakan pengembangan dari HTML.
B.
Definisi,
Sejarah dan Tujuan HTML5
Pada penjelasan konsep, pengertian serta fungsi HTML
yang sudah dijelaskan sebelumnya diatas. Sesuai dengan gambaran tersebut dapat
dipahami bahwa HTML5 adalah sebuah bahasa markah untuk menstrukturkan dan
menampilkan isi dari Waring Wera Wanua, sebuah teknologi inti dari Internet.
HTML5 adalah revisi kelima dari HTML (yang pertama kali diciptakan pada tahun
1990 dan versi keempatnya, HTML4, pada tahun 1997) dan hingga bulan Juni 2011
masih dalam pengembangan.
HTML5 merupakan hasil proyek dari W3C (World Wide
Web Consortium dan WHATWG ( Web Hypertext Application Technology Working Group
). Kelompok Kerja Teknologi Aplikasi Web Hyperteks (Web Hypertext Application
Technology Working Group, WHATWG) mulai membuat standar baru ini pada tahun
2004 ketika Konsortium W3C sedang fokus pada pengembangan XHTML 2.0 di masa
depan, sementara HTML 4.01 belum pernah diperbarui sejak tahun 2000.Sejak tahun
2009, W3C dan WHATWG bekerja sama dalam pengembangan HTML5 setelah W3C
mengakhiri Kelompok Kerja Pengembangan XHTML 2.0.Meskipun HTML5 telah dikenal
luas oleh para pengembang web sejak lama, HTML5 baru mencuat pada April 2010
setelah CEO Apple Inc., Steve Jobs, mengatakan bahwa dengan pengembangan HTML5,
“Adobe Flash sudah tidak dibutuhkan lagi untuk menyaksikan video atau
menyaksikan konten apapun di web.”
Proses standardisasi W3C.
Kelompok kerja untuk teknologi aplikasi web hypertext (WHATWG) mulai menspesifikasikan
HTML5 pada bulan juni 2004 dengan nama Web Applications 1.0., hingga pada bulan
maret 2010 spesifikasi ini masuk ke bagian draft standar di WHATWG, dan ke
dalam bagian pengurusan draft di W3C. Ian Hickson mewakili Google
,Inc menjadi editor HTML5.
Pada tahun
2007 Spesifikasi HTML5 diadopsi sebagai pekerjaan permulaan untuk grup baru
yang mengurus HTML di World Wide Web Consorsium (W3C). Grup ini pertama kali
mempublikasikan hasil draft pekerjaan pertama mereka pada tanggal 22 januari
2008. Spesifikasi ini berstatus dalam tahap pengerjaan, dan diperkirakan akan
tetap demikian selama bertahun-tahun, meskipun sebagian dari HTML5 sudah dalam
tahap penyelesaian dan diimplementasikan pada penjelajah web sebelum
keseluruhan spesifikasinya mencapai status rekomendasi final.
Berdasarkan pada jadwal kerja W3C, HTML5 diperkirakan menjadi kandidat rekomendasi pada akhir tahun 2010. Namun, publikasi pertama draft HTML 5 meleset selama 8 bulan. Permintaan dokumen terakhir dan tahap kandidat rekomendasi diharapkan dapat dicapai pada tahun 2008, tetapi hingga bulan Juli 2010 HTML 5 masih dalam tahapan draft pengerjaan di W3C. WHATWG telah meminta penyelesaian terakhir untuk HTML5 sejak bulan oktober tahun 2009.
Editor HTML5, Ian Hickson, berharap spesifikasi HTML5 dapat mencapai tahap kandidat rekomendasi pada tahun 2012 . Kriteria di W3C agar sebuah spesifikasi dapat berstatus – Direkomendasikan – adalah “yang kedua: 100% selesai dan penerapannya dapat dilakukan pada dua atau lebih sistem yang berbeda” . Pada wawancaranya dengan TechRepublic, Hickson memperkirakan hal ini baru akan terjadi pada tahun 2022 atau setelahnya. Meski demikian, banyak bagian dari spesifikasi sudah stabil dan telah dapat diterapkan pada produk: markup.
Berdasarkan pada jadwal kerja W3C, HTML5 diperkirakan menjadi kandidat rekomendasi pada akhir tahun 2010. Namun, publikasi pertama draft HTML 5 meleset selama 8 bulan. Permintaan dokumen terakhir dan tahap kandidat rekomendasi diharapkan dapat dicapai pada tahun 2008, tetapi hingga bulan Juli 2010 HTML 5 masih dalam tahapan draft pengerjaan di W3C. WHATWG telah meminta penyelesaian terakhir untuk HTML5 sejak bulan oktober tahun 2009.
Editor HTML5, Ian Hickson, berharap spesifikasi HTML5 dapat mencapai tahap kandidat rekomendasi pada tahun 2012 . Kriteria di W3C agar sebuah spesifikasi dapat berstatus – Direkomendasikan – adalah “yang kedua: 100% selesai dan penerapannya dapat dilakukan pada dua atau lebih sistem yang berbeda” . Pada wawancaranya dengan TechRepublic, Hickson memperkirakan hal ini baru akan terjadi pada tahun 2022 atau setelahnya. Meski demikian, banyak bagian dari spesifikasi sudah stabil dan telah dapat diterapkan pada produk: markup.
Pada HTML
5 diperkenalkan beberapa elemen baru dan atribut yang merefleksikan tipikal
penggunaan website modern. Beberapa diantaranya adalah pergantian yang
bersifat semantik pada blok yang umum digunakan: yaitu elemen dan inline,
sebagai contoh (sebagai blok navigasi website) dan (biasanya dikaitkan pada
bagian bawah suatu website atau baris terakhir dari kode html). Banyak elemen
lain yang memberikan kegunaan baru melalui antar muka yang telah distandarkan,
seperti elemen multimedia dan . Beberapa elemen yang telah ditinggalkan juga
ditiadakan, termasuk elemen presentasi semata seperti dan , yang sebenarnya
dapat dikerjakan menggunakan Cascading Style Sheet (CSS).
APL baru.
APL baru.
Untuk
menambah keluwesan pemformatan, pada HTML5 telah dispesifikasikan pengkodean application programming interfaces (APIs). antarmuka document object model
(DOM) yang ada dikembangkan dan fitur de facto didokumentasikan. Beberapa APIs
terbaru pada HTML5 antara lain : Elemen canvas, sebagai mode untuk menggambar
object dua dimensi (2D). Lihat spesifikasi 1.0 untuk canvas 2D.
Timed media playback. Media penyimpanan luring (aplikasi web luring). Lihat Web Storage Penyuntingan dokumen Drag-and-Drop Cross-document messaging. Manajemen sejarah kunjungan penjelajah web
Tipe MIME dan penanggung jawab protokol registrasi.
Tidak semua teknologi di atas dimasukkan pada spesifikasi HTML5 W3C, meski teknologi tersebut telah termaktub dalam spesifikasi milik WHATWG HTML. Beberapa teknologi yang juga terkait namun tidak dijadikan bagian dalam spesifikasi HTML5 W3C dan WHATWG HTML5 adalah Geolocation Web SQL Database, media penyimpanan database lokal. API Database terindeks, mode penyimpanan hierarkis key-value (WebSimpleDB).
Timed media playback. Media penyimpanan luring (aplikasi web luring). Lihat Web Storage Penyuntingan dokumen Drag-and-Drop Cross-document messaging. Manajemen sejarah kunjungan penjelajah web
Tipe MIME dan penanggung jawab protokol registrasi.
Tidak semua teknologi di atas dimasukkan pada spesifikasi HTML5 W3C, meski teknologi tersebut telah termaktub dalam spesifikasi milik WHATWG HTML. Beberapa teknologi yang juga terkait namun tidak dijadikan bagian dalam spesifikasi HTML5 W3C dan WHATWG HTML5 adalah Geolocation Web SQL Database, media penyimpanan database lokal. API Database terindeks, mode penyimpanan hierarkis key-value (WebSimpleDB).
Tujuan utama pengembangan HTML5 adalah untuk
memperbaiki teknologi HTML agar mendukung teknologi multimedia terbaru, mudah
dibaca oleh manusia dan juga mudah dimengerti oleh mesin.
Berikut tujuan dibuatnya HTML5 :
Fitur
baru harus didasarkan pada HTML, CSS, DOM, dan JavaScript
Mengurangi kebutuhan untuk plugin
eksternal ( Seperti Flash )
Penanagan kesalahan yang lebih baik
Lebih markup untuk menggantikan
scripting
HTML5 merupakan perangkat mandiri
Proses pembangunan dapat terlihat untuk
umum
C.
Perbedaan
HTML5, Aplikasi, Fitur-Fitur dalam HTML5 dan Implementasinya
Beberapa
peraturan untuk HTML5 telah ditubuhkan:
a)
Ciri-ciri baru perlu berdasarkan HTML,
CSS, DOM, dan JavaScript
b)
Mengurangkan keperluan untuk plugins
luaran (seperti Flash)
c)
Kesilapan yang lebih baik pengendalian
d)
Markup Lebih untuk menggantikan skrip
e)
HTML5 harus peranti bebas
f)
Proses pembangunan perlu dilihat kepada
orang awam
Aplikasi
HTML5
Dengan
HTML5, pembangunan aplikasi web adalah lebih mudah berbanding sebelum ini :
a) Penyimpanan
data Lokal
b) Fail
akses tempatan
c) Tempatan
SQL pangkalan data
d) Cache
aplikasi
e) Javascript
pekerja
f)
XHTML HttpRequest 2
Tag
yang ada pada HTML5 diantaranya ;
Tag
Element merupakan dasar untuk membuat struktur suatu website atau blog. Pada
revisi HTML yang kelima ini (HTML5) ada beberapa Tag Element yang mengalami
perubahan. Untuk lebih jelasnya bisa dilihat dibawah ini:
|
Tag
|
Deskripsi
|
|
<!–…–>
|
menentukan komentar
|
|
<!DOCTYPE>
|
menentukan jenis document
|
|
<a>
|
menentukan hyperlink
|
|
<abbr>
|
menentukan ringkasan/singkatan
|
|
<acronym>
|
tidak di
dukung di html5
|
|
<address>
|
menentukan alamat
|
|
<applet>
|
tidak di
dukung di html5
|
|
<area>
|
menentukan area
|
|
<article>New
|
menentukan artikel
|
|
<aside>New
|
menentukan content selain content
halaman
|
|
<audio>New
|
menentukan audio
|
|
<b>
|
menentukan text tebal
|
|
<base>
|
menentukan url dasar untuk semua
link pada halaman
|
|
<basefont>
|
tidak di
dukung di html5
|
|
<bdo>
|
menentukan arah tampilan text
|
|
<big>
|
tidak di
dukung di html5
|
|
<blockquote>
|
menentukan kutipan
|
|
<body>
|
menentukan element body
|
|
<br>
|
menentukan baris baru
|
|
<button>
|
menentukan document button/tombol
|
|
<canvas>New
|
menentukan document grafis
|
|
<caption>
|
menentukan document table caption
|
|
<center>
|
tidak di
dukung di html5
|
|
<cite>
|
menentukan kutipan
|
|
<code>
|
menentukan text kode komputer
|
|
<col>
|
menentukan atribut untuk kolom
table
|
|
<colgroup>
|
menentukan kolom table
|
|
<command>New
|
menentukan perintah tombol
|
|
<datalist>New
|
menentukan dropdown list
|
|
<dd>
|
menentukan definisi deskripsi
|
|
<del>
|
menentukan text yang di hapus
|
|
<details>New
|
menentukan suatu elemen
|
|
<dialog>New
|
menentukan dialog (conversation)
|
|
<dfn>
|
menentukan definition term
|
|
<dir>
|
tidak di
dukung di html5
|
|
<div>
|
menentukan bagian dalam suatu
document
|
|
<dl>
|
menentukan daftar
|
|
<dt>
|
menentukan istilah
|
|
<em>
|
menentukan text rapat
|
|
<embed>New
|
menentukan external content
|
|
<fieldset>
|
menentukan fieldset
|
|
<figure>New
|
menentukan isi media, dan
keterangan
|
|
<font>
|
tidak di
dukung di html5
|
|
<footer>New
|
menentukan bagian footer
|
|
<form>
|
menentukan formulir
|
|
<frame>
|
tidak di
dukung di html5
|
|
<frameset>
|
tidak di
dukung di html5
|
|
<h1> sampai <h6>
|
menentukan header
|
|
<head>
|
menentukan informasi tentang
document
|
|
<header>New
|
menentukan sebuah header untuk
bagian suatu halaman
|
|
<hgroup>New
|
menentukan informasi tentang
bagian sebuah document
|
|
<hr>
|
menentukan garis horisontal
|
|
<html>
|
menentukan document html
|
|
<i>
|
menentukan text italic
|
|
<iframe>
|
menentukan inline sub frame
|
|
<img>
|
menentukan gambar
|
|
<input>
|
menentukan input
|
|
<ins>
|
menentukan text yang disisipkan
|
|
<keygen>New
|
menentukan sebuah kunci yang
dihasilkan dalam bentuk
|
|
<kbd>
|
menentukan text keyboard
|
|
<label>
|
menentukana label untuk form
|
|
<legend>
|
menentukan judul di fieldset
|
|
<li>
|
menentukan list
|
|
<link>
|
menentukan refrensi sumber
|
|
<map>
|
menentukan peta gambar
|
|
<mark>New
|
menentukan text yang ditandai
|
|
<menu>
|
menentukan daftar menu
|
|
<meta>
|
menentukan meta information
|
|
<meter>New
|
menentukan ukuran yang sudah di
tetapkan
|
|
<nav>New
|
menentukan navigation link
|
|
<noframes>
|
tidak di
dukung di html5
|
|
<noscript>
|
menentukan bagian noscript
|
|
<object>
|
menentukan sebuah object
|
|
<ol>
|
menentukan daftar angka
|
|
<optgroup>
|
menentukan grup pilhan
|
|
<option>
|
menentukan drop-down option
|
|
<output>New
|
menentukan beberapa jenis output
|
|
<p>
|
menentukan paragraph
|
|
<param>
|
menentukanparameter untuk sebuah
objeck
|
|
<pre>
|
menentukan text ke format awal
|
|
<progress>New
|
menentukan kemajuan suatu tugas
apapun
|
|
<q>
|
menentukan kutipan pendek
|
|
<rp>New
|
digunakan untuk menentukan apakah
browser mendukung ruby
|
|
<rt>New
|
menjelaskan tentanf penngunaan
ruby
|
|
<ruby>New
|
menentukan ruby annotations.
|
|
<s>
|
tidak di
dukung di html5
|
|
<samp>
|
menentukan sample computer code
|
|
<script>
|
menentukan script
|
|
<section>New
|
menentukan section
|
|
<select>
|
menentukan selectable list
|
|
<small>
|
menentukan text kecil
|
|
<source>New
|
menentukan media resources
|
|
<span>
|
menentukan bagian dalam sebuah
document
|
|
<strike>
|
tidak di
dukung di html5
|
|
<strong>
|
menentukan text pekat/tebal
|
|
<style>
|
menentukan style untuk css
|
|
<sub>
|
menentukan subscripted text lawan
pangkat
|
|
<sup>
|
menentukan superscripted text
pangkat
|
|
<table>
|
menentukan table
|
|
<tbody>
|
menentukan table body
|
|
<td>
|
menentukan table cell
|
|
<textarea>
|
menentukan text area
|
|
<tfoot>
|
menentukan table footer
|
|
<th>
|
menentukan table header
|
|
<thead>
|
menentukan table header
|
|
<time>New
|
menentukan date/time
|
|
<title>
|
menentukan judul document
|
|
<tr>
|
menentukan baris table
|
|
<tt>
|
tidak di
dukung di html5
|
|
<u>
|
tidak di
dukung di html5
|
|
<ul>
|
menentukan daftar
|
|
<var>
|
menentukan variable
|
|
<video>New
|
menentukan video
|
|
<xmp>
|
tidak di
dukung di html5
|
Pengembangan
pada HTML 5 meliputi fitur - fitur yang telah di perbaharui dan diganti dengan
yang lebih baik seperti :
• Canvas
Pada
HTML 5 ini akan memberikan satu opsi tambahan: canvas. Seperti namanya, canvas
adalah media yang bisa dicorat-coret langsung. Tidak lagi perlu memuat plugin
khusus. Cukup tambahkan <canvas> dan javascript maka kita sudah bisa
menggambar langsung di halaman web.
• Video dan Audio
Pada
HTML5 ada tag <audio> dan
<video> di HTML 5. Jadi tidak perlu lagi menempelkan flash untuk sekedar
memutar audio. Format video yang didukung akan bervariasi terhadap browser.
• Local Storage
Local Storage untuk browser akan diakomodasi
sebagai standard dalam HTML 5. Aplikasi bisa menyimpan data dalam jumlah lebih
besar dari biasanya tanpa harus mengimplementasikan trik dengan cookie atau
Flash
• Web Workers
Pada
web workers javascript bisa dipakai untuk melakukan beberapa proses sekaligus
tanpa harus menghambat proses terkait UI dengan mengunakan fitur threading pada
salah satu fitur web working. Jadi web kita tidak akan lambat lagi.
• Semantics
Akan
ada tag khusus untuk navigasi, section, footer, dll. Tag yang kaya semantic
seperti ini pasti akan lebih bermanfaat dari pada tag yang hanya punya
informasi format dan layout saja. Dan bagi mesin, HTML5 akan jadi lebih bisa
dimengerti.
D.
Kelebihan
dan Manfaat serta Kekurangan Penggunaan HTML5
Format HTML5 populer karena kompatibel
dengan semua browser. Bahkan, jutaan pengguna internet menggunakan browser yang
mendukung format HTML, termasuk Opera, Safari, Chrome, dan Firefox. Internet
explorer juga mendukung fitur HTML5 tambahan. Telah ada perdebatan sengit
seputar format Flash dan HTML5 dengan Apple menyatakan mereka tidak akan
menggunakan Flash karena sudah usang dibandingkan dengan HTML5. Kebanyakan
pengembang berupaya untuk memperbaiki format HTML untuk digunakan pada situs
web mereka.
Manfaat
dan kelebihan HTML5 antara lain :
·
Dukungan suara dan video
pengembang
web bekerja tanpa lelah untuk membuat software yang streaming video, animasi
layar dan mengintegrasikan dengan situs web Jaringan pribadi seperti Facebook
dan Twitter. Dalam pencarian mereka untuk membuat aplikasi gambar dan video
mereka harus belajar dan menerapkan alat-alat, termasuk Silverlight dan Flex
atau tool JavaScript lainnya. Namun, ha ini meningkatkan waktu dan kompleksitas
untuk mengembangkan Aplikasi Web umum dan perangkat lunak. Dengan dukungan HTML,
audio dan embedding video mungkin, serta grafik dan gambar berkualitas.
·
Peningkatan membentuk elemen objek
Format
HTML5 juga menawarkan bentuk ditingkatkan untuk mencari kotak, input teks dan
bidang lain yang relevan dan menawarkan validasi data yang mudah dan interaksi
dengan elemen halaman serta perbaikan yang berarti lainnya.
·
Geo-Lokasi
HTML5
mendukung fitur geo-lokasi canggih, terlepas dari apakah yang diberikan oleh
GPS atau tidak, secara langsung diterapkan pada semua browser HTML5 kompatibel.
Lintang Google pada iPhone adalah contoh terbaik dari Geo-lokasi. Aplikasi
geo-lokasi benar-benar platform independen.
·
User-friendly interface
Format
HTML5 juga fitur baru dan lebih baik Database API umum digunakan secara lokal.
Sederhananya, ia menyediakan penyimpanan yang jelas database yang memberikan
pengembang kesempatan untuk menyimpan atau menyimpan data terstruktur. Database
ini digunakan ketika Anda ingin menyimpan belanja produk keranjang untuk situs
belanja secara online.
Kekurangan
HTML5 adalah :
HTML5
tidak dapat diandalkan dalam hal format karena web browser yang berbeda karena
mereka tidak mendukung salah satu format tunggal. diambil dari situs orang
pandai cerita
Elemen
dalam HTML5
HTML5
01 |
<!DOCTYPE
html> |
|
02 |
<html lang="en"> |
|
03 |
<head> |
|
04 |
<meta charset="UTF-8"> |
|
05 |
<title></title> |
06 |
<style></style> |
07 |
</head> |
|
08 |
<body> |
|
09 |
<header> |
|
10 |
<h1>A
Main Title</h1> |
|
11 |
</header> |
|
12 |
<section></section> |
|
13 |
<aside></aside> |
|
14 |
<footer></footer> |
|
15 |
<script></script> |
|
16 |
</body> |
|
17 |
</html> |
Struktur
elemen HTML5 lebih sederhana dan semantic dengan digunakannya tag-tag baru
seperti header, footer, section dlsb. Struktur halaman seperti ini tentu
mempermudah developer.
ELEMEN HTML5 YANG SERING DIGUNAKAN:
Diantara sekian banyak elemen/tag baru
yang diperkenalkan pada HTML5, mari kit apelajari beberapa elemen yang
paling sering digunakan untuk membuat website pada umumnya.
<header>
Elemen
header sebagaimana dengan terjemahannya yang berkaitan dengan “kepala” memiliki
arti atas, bagian atas dari dokumen, layout dlsb. Di dalam header ini bisa saja
berisi elemen lain seperti <hgroup>, <h1> sampai <h6>,
<nav>, metadata dlsb. Juga berisi judul halaman dan subjudul atau heading
dan sub heading. contoh:
1 |
<header> |
|
2 |
<h1>This
Is Indonesia</h1> |
|
3 |
<p>The
Country of Beauty</p> |
|
4 |
<p>Kamis,
<time datetime="2012-03-29">29
Maret 2012</time></p> |
|
5 |
</header> |
<hgroup>
Elemen
<hgroup> digunakan untuk title dan subtitle dengan tag heading seperti
<h1>-<h6>. Langsung pada contoh untuk lebih jelasnya:
1 |
<hgroup> |
|
2 |
<h1>Judul
Utama</h1> |
|
3 |
<h2>Subjudul
atau Judul Alternatif</h2> |
|
4 |
</hgroup> |
|
Tunggu
dulu, kapan sebaiknya menggunakan <header> dan <hgroup>? Dari
deskripsi dua elemen diatas, apabila kita memliki elemen judul dan subjudul
yang hanya menggunakan tag heading (<h1>-<h6>) maka gunakan
<hgroup>. Mari kita lihat contoh penggunaan <header> dan
<hgroup> dalam satu halaman.
1 |
<header> |
|
2 |
<hgroup> |
|
3 |
<h1>Review
Laskar Pelangi</h1> |
|
4 |
<h2>Cerita
Masa Kecil yang Menggugah Hati</h2> |
|
5 |
</hgroup> |
|
6 |
<p><time datetime="2012-03-29">29
Maret 2012</time> oleh Amalia Amanda</p> |
|
7 |
</header> |
<nav>
Elemen
baru ini digunakan untuk menu navigasi. <nav> dapat digunakan diluar
maupun didalam elemen lainnya, seperti didalam <aside> atau
<header> maupun <footer>.
Misalnya:
Misalnya:
1 |
<nav> |
|
2 |
<ul> |
|
3 |
<li><a href="#">Home</a></li> |
|
4 |
<li><a href="#">About</a></li> |
|
5 |
<li><a href="#">Portfolio</a></li> |
|
6 |
<li><a href="#">Contact</a></li> |
|
7 |
</ul> |
|
8 |
</nav> |
|
<section>
Seperti
<div> yang berfungsi sebagai box atau pengelompokan beberapa elemen, akan
tetapi sebenernya tidak sama dengan <div>. section adalah elemen yang
digunakan untuk ngelompokkan beberapa elemen yang sejenis.
Misalnya kita akan menampilkan beberapa artikel dalam satu halaman. Maka kita bisa gunakan tag section. Contoh bisa dilihat setelah penjelasan tag article.
Misalnya kita akan menampilkan beberapa artikel dalam satu halaman. Maka kita bisa gunakan tag section. Contoh bisa dilihat setelah penjelasan tag article.
<article>
Tag
ini digunakan untuk menampilkan satu artikel penuh dalam halaman html. Untuk
memepermudah pemahaman, bayangkan saja perngertian dari artikel. Artikel
biasanya terdiri dari Judul, mungkin sub judul, catatan dan deskripsi.
Contoh pengguaan tag article sebagaimana pada contoh berikut, sekaligus menunjukkan fungsi dari tag section.
Contoh pengguaan tag article sebagaimana pada contoh berikut, sekaligus menunjukkan fungsi dari tag section.
01 |
<section> |
|
02 |
<h1>Artikel
Terbaru</h1> |
|
03 |
<article> |
|
04 |
<h2>Review
Laskar Pelangi</h2> |
|
05 |
<small>Ditulis
pada <time datetime="2012-03-29">29
Maret 2012</time> oleh Amalia Amanda</small> |
06 |
<p>Jelly
beans cake cotton candy sweet chocolate candy canes sesame snaps. Sweet roll
liquorice ice cream tart chocolate bar gingerbread chupa chups wypas. Gummies
ice cream tiramisu bonbon. Gummies sugar plum jelly beans. Pudding croissant
jelly-o marshmallow candy wypas jelly-o.</p> |
07 |
<p>Cupcake
sesame snaps pie candy canes soufflé. Brownie tart jelly. Wypas cheesecake
danish candy chupa chups cookie cheesecake. Tiramisu sugar plum bear claw
wafer faworki chocolate fruitcake. Sugar plum wafer jujubes. Caramels powder
cotton candy dragée marzipan apple pie soufflé wypas dragée. Muffin cookie
macaroon danish marzipan chocolate bar powder chocolate cake chocolate
bar.</p> |
|
08 |
</article> |
|
09 |
<article> |
|
10 |
..
artikel lainnya .. |
|
11 |
</article> |
|
12 |
<article> |
|
13 |
..
artikel lainnya .. |
|
14 |
</article> |
|
15 |
<article> |
|
16 |
..
artikel lainnya .. |
|
17 |
</article> |
|
18 |
</section> |
|
<footer>
Tag
<footer>, berlawanan arti dengan tag <header>. Tag ini memang
digunakan di bagian bawah sebuah halaman html dokumen
maupun didalam elemen html. Isi dari tag <footer> bisa berupa info konten
seperti copyright, author website atau navigasi.
1 |
<footer> |
|
2 |
Copyright
© 2012 Website Name. All rights reserved. |
|
3 |
</footer> |
Update: Makna semantik dari elemen-elemen baru html5 ini pada
dasarnya lebih bermakna sebagai fungsi, bukan mutlak posisi. Maksudnya adalah
misalnya tag <header> dan <footer> tidak melulu harus terletak pada
bagian paling atas dan bawah dokumen html, meski penggunaan pada umumnya memang
demikian. Akan tetapi bisa saja terletak di dalam elemen lain, kecuali di dalam
tag <header> maupun <footer>.
<figure> dan <figcaption>
Menampilkan
gambar dapat memanfaatkan tag <figure>, sedangkan tag <figcaption>
adalah caption dari gambar tersebut. Jika mengkiuti aturan semantik yang
sebenarnya <figure> ini digunakan untuk menampilkan gambar dalam suatu
artikel, dimana gambar terbut berkaitan/ada hubungannya dengan konten artikel.
Maksudnya
bila dalam artikel kita kita taruh gambar untuk iklan (yang artinya tidak
berkaitan dengan isi artikel) sebaiknya tidak menggunakan tag <figure>.
1 |
<figure> |
|
2 |
<img alt="Laskar
Pelangi" src="images/laskar_pelangi.jpg" /> |
|
3 |
<figcaption> |
|
4 |
<p>Laskar
Pelangi, sebuah cerita indah</p> |
|
5 |
</figcaption> |
|
6 |
</figure> |
|
Dari
sekian tag-tag diatas masih banyak elemen-elemen baru yang dikenalkan pada
HTML5 ini. Akan tetapi secara umum, yang kita sebutkan diatas adalah elemen
yang paling sering digunakan. Karena tag-tag diatas adalah agar website yang
dibangun memiliki struktur yang semantik, maka sebaiknya, sebagai developer
kita mamnfaatkan fungsi tersebut.
Sebelum
HTML5 dikenalkan, kita sering akrab dengan penggunaan <div id=”header”>,
<div id=”footer”>, <div class=”article”>, <div class=”nav”>
dlsb. Dengan adanya tag-tag HTML5 yang baru diatas, upaya untuk membuat
struktur website yang lebih semantik menjadi lebih sederhana dan mudah.
Kesalahan
penggunaan tag-tag tersebut diatas tidak menimbulkan error yang dapat
menjadikan html kita tidak dapat dirender / ditampilkan dengan baik, hanya saja
tidak semantik. Perlu diingat sekali lagi bahwa tujuan dari diterbitkannya
elemen-elemen baru diatas adalah untuk memenuhi tujuan: website yang semantik.
E.
Struktur
Dokumen HTML5
Layaknya dokumen
standar lainnya, HTML5 juga memiliki struktur tertentu. Secara garis besar,
struktur dokumen HTML5 cuma terdiri dari dua bagian, yaitu head dan body. Namun
tentunya ada beberapa detail lain yang perlu diperhatikan juga.
Bagian head
diawali dengan tag <head> dan ditutup dengan pasangannya, yaitu
</head>. Bagian body diapit oleh tag <body> dan </body>.
Bagian head dan body tersebut harus diapit lagi oleh tag <html> dan
</html>. Dan jangan lupa, di baris paling awal harus ada deklarasi
dokumen HTML sebagai berikut:
<!DOCTYPE html>
Jadi secara lengkap, struktur
dokumen HTML5 terlihat seperti Listing 1. Listing 1 ini tidak ditujukan untuk
dijalankan pada browser, melainkan hanya menunjukkan struktur dokumen HTML5
saja.
Bagian Head
Bagian head HTML5 digunakan untuk
menyimpan berbagai informasi mengenai isi dokumen tersebut. Paling sedikit,
bagian head harus mengandung judul dokumen. Judul dokumen ini diapit oleh tag
<title> dan </title> serta akan ditampilkan pada bagian title bar
browser.
Selain judul dokumen, bagian head
dapat mengandung informasi-informasi berikut:
• Metadata: berisi berbagai data
tambahan tentang dokumen HTML5 seperti nama pengarang/penulis, tanggal
publikasi, deskripsi isi dokumen, kata kunci, dan lain-lain. Informasi ini
dinyatakan oleh tag <meta> saja, tanpa tag penutup </meta>.
• Base URL: menentukan basis lokasi
untuk link-link yang ada pada dokumen. Informasi ini dinyatakan oleh tag
<base> saja, tanpa tag penutup </base>.
• Link: menentukan link ke dokuman
lain yang terkait erat dengan dokumen HTML5, misalnya skrip CSS yang digunakan
dalam desain halaman web. Informasi ini dinyatakan oleh tag <link> saja,
tanpa tag penutup </link>.
• Objek: berisi informasi mengenai
objek yang mungkin ada pada dokumen HTML5. Objek yang mungkin terkandung pada
dokumen HTML5 antara lain adalah video, audio, dan animasi flash. Informasi ini
dinyatakan dengan diapit oleh tag <object> dan </object>.
• Skrip: berisi informasi mengenai
skrip pemrograman yang mungkin ada pada dokumen HTML5. Skrip pemrograman ini
umumnya bersifat client-side seperti JavaScript. Informasi ini dinyatakan
dengan diapit oleh tag <script> dan </script>.
• Style: berisi informasi mengenai
desain halaman web dalam format CSS yang langsung dituliskan di bagian head,
bukan pada dokumen terpisah. Jika hendak dituliskan pada dokumen terpisah,
gunakan link. Informasi ini dinyatakan dengan diapit oleh tag <style> dan
</style>.
Informasi yang ada pada bagian head
ini nantinya akan dibahas seiring dengan makin dalamnya pembahasan mengenai
HTML5 ini. Sementara ini yang akan lebih banyak digunakan hanya tag
<title> saja.
Bagian Body
Bagian body HTML5 merupakan bagian
yang nantinya diterjemahkan dan ditampilkan oleh browser. Di bagian inilah
terkandung berbagai tag yang menyatakan desain dokumen HTML. Jadi bisa
dibayangkan pastilah akan banyak terdapat tag HTML yang bisa digunakan di
bagian ini.
Yang pertama adalah paragraf.
Sebuah dokumen yang terstruktur dengan baik pastilah terdiri dari beberapa
paragraf. Untuk memisahkan antara satu paragraf dengan paragraf yang lain
digunakan tag <p>. Tag ini harus ditutup dengan pasangannya, yaitu
</p>.
Untuk sekedar ganti baris tanpa
ganti paragraf, digunakan tag <br>. Karena tag ini tidak memiliki
pasangan maka ditulis dengan <br />. Ganti baris pada dokumen HTML5 perlu
diberi tag sendiri karena meski pada kode HTML-nya ganti baris tetapi browser
tidak akan menampilkannya pada baris terpisah.
Untuk memberikan format tampilan
tertentu terhadap teks, tersedia beberapa tag berikut:
• <b> dan
</b> untuk menampilkan teks secara tebal.
• <i> dan
</i> untuk menampilkan teks secara miring.
• <u> dan
</u> untuk menampilkan teks dengan garis bawah.
• <font>
dan </font> untuk menentukan jenis font.
• <img />
untuk menampilkan gambar.
• <hr />
untuk menampilkan garis horisontal.
Dalam menuliskan dokumen HTML5, yang sangat perlu
diperhatikan adalah letak tag, jangan sampai tag pembuka dan penutup tumpang
tindih. Berikut adalah contoh yang benar:
<b><i>teks</i></b>
Sementara yang ini adalah contoh yang salah:
<b><i>teks</b></i>
Jika dokumen HTML yang ingin dibuat mengandung struktur
yang terbagi-bagi menjadi judul bab, subbab, sub-subbab, dan seterusnya hingga
kedalaman enam level, kamu bisa menggunakan tag <h1> hingga <h6>
(beserta tag penutup masing-masing) untuk menuliskan judul-judul bab tersebut.
Huruf h pada tag tersebut merupakan singkatan dari header.
Contohnya diberikan pada Listing 3 yang diberi nama
header. html dan hasilnya diperlihatkan pada Gambar 2. Perhatikan bahwa setiap
level header memiliki ukuran font berbeda.
Listing 1
<!DOCTYPE html>
<html>
<head>
…isi bagian head…
</head>
<body>
…isi bagian body…
</body>
</html>
<!DOCTYPE html>
<html>
<head>
…isi bagian head…
</head>
<body>
…isi bagian body…
</body>
</html>
Listing 2
<!DOCTYPE html>
<html>
<head>
<title>Struktur Dokumen HTML5</title>
</head>
<body>
<h1>Aku adalah dokumen HTML5</h1>
<p>Ini adalah paragraf pertama yang ada di dokumen ini. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Nulla adipiscing, lectus a vulputate ultricies, nisl nisi aliquam mauris, et convallis libero ligula id mi.</p>
<hr />
<p>Ini adalah paragraf kedua. <br />
<b>Ini nampak tebal.</b><br />
<i>Ini nampak miring.</i><br />
<u>Ini bergaris bawah.</u><br />
Ini akhir paragraf kedua.</p>
</body>
<!DOCTYPE html>
<html>
<head>
<title>Struktur Dokumen HTML5</title>
</head>
<body>
<h1>Aku adalah dokumen HTML5</h1>
<p>Ini adalah paragraf pertama yang ada di dokumen ini. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Nulla adipiscing, lectus a vulputate ultricies, nisl nisi aliquam mauris, et convallis libero ligula id mi.</p>
<hr />
<p>Ini adalah paragraf kedua. <br />
<b>Ini nampak tebal.</b><br />
<i>Ini nampak miring.</i><br />
<u>Ini bergaris bawah.</u><br />
Ini akhir paragraf kedua.</p>
</body>
Listing 3
<!DOCTYPE html>
<html>
<head>
<title>Struktur Dokumen HTML5</title>
</head>
<body>
<h1>Judul Bab</h1>
<p>Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Nulla adipiscing, lectus a vulputate ultricies, nisl nisi aliquam mauris, et convallis libero ligula id mi.</p>
<br />
<h2>Judul SubBab</h2>
<p>Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Nulla adipiscing, lectus a vulputate ultricies, nisl nisi aliquam mauris, et convallis libero ligula id mi.</p>
<br />
<h3>Judul Sub-SubBab</h3>
<p>Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
Nulla adipiscing, lectus a vulputate ultricies,
nisl nisi aliquam mauris, et convallis libero ligula id mi.</p>
</body>
</html>
<!DOCTYPE html>
<html>
<head>
<title>Struktur Dokumen HTML5</title>
</head>
<body>
<h1>Judul Bab</h1>
<p>Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Nulla adipiscing, lectus a vulputate ultricies, nisl nisi aliquam mauris, et convallis libero ligula id mi.</p>
<br />
<h2>Judul SubBab</h2>
<p>Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Nulla adipiscing, lectus a vulputate ultricies, nisl nisi aliquam mauris, et convallis libero ligula id mi.</p>
<br />
<h3>Judul Sub-SubBab</h3>
<p>Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
Nulla adipiscing, lectus a vulputate ultricies,
nisl nisi aliquam mauris, et convallis libero ligula id mi.</p>
</body>
</html>
BAB
III
PENUTUP
A. Kesimpulan
HTML atau HyperText Markup Language adalah bahasa
dari World Wide Web (www) yang dipergunakan utntuk menyusun dan membentuk
dokumen agar dapat ditampilkan pada program web browser. HTML juga dapat disebut
sebagai protocol yang digunakan untuk mentransfer data atau dokumen dari web
server ke browser. HTML5 adalah sebuah bahasa markah untuk menstrukturkan dan
menampilkan isi dari Waring Wera Wanua, sebuah teknologi inti dari Internet.
HTML5 adalah revisi kelima dari HTML.
HTML5 merupakan hasil proyek dari W3C (World Wide
Web Consortium dan WHATWG ( Web Hypertext Application Technology Working Group
). Adapun tujuan utama pengembangan HTML5 adalah untuk memperbaiki teknologi
HTML agar mendukung teknologi multimedia terbaru, mudah dibaca oleh manusia dan
juga mudah dimengerti oleh mesin.
Pada HTML
5 diperkenalkan beberapa elemen baru dan atribut yang merefleksikan tipikal
penggunaan website modern. Beberapa diantaranya adalah pergantian yang
bersifat semantik pada blok yang umum digunakan: yaitu elemen dan inline.
Selain elemen baru juga terdapat fitur-fitur yang diperbarui atau
disempurnakan.
Layaknya dokumen standar lainnya, HTML5 juga
memiliki struktur tertentu. Secara garis besar, struktur dokumen HTML5 cuma
terdiri dari dua bagian, yaitu head dan body.
DAFTAR
PUSTAKA
http://freebugs.blogspot.com/2012/12/tag-elemen-lengkap-untuk-html5.html
diakses pada tanggal 22 Oktober 2013 pukul 18.09
http://id.wikipedia.org/wiki/HTML5
diakses pada tanggal 22 Oktober 2013 pukul 20.00
http://id.wikipedia.org/wiki/HyperText_markup_language
diakses pada tanggal 22 Oktober 2013 pukul 19.56
http://www.pcplus.co.id/2013/04/tutorial/lebih-dekat-dengan-struktur-dokumen-html5/
diakses pada tanggal 23 Oktober 2013 pukul 20.39
http://mousetik.blogspot.com/2013/03/kelebihan-dan-manfaat-html5.html
diakses pada tanggal 20 Oktober 2013 pukul 11.39
http://othcreative.blogspot.com/2011/04/fitur-fitur-baru-di-html5.html
diakses pada tanggal 20 Oktober 2013 pukul 15.00
http://mkr-site.blogspot.com/2012/07/apa-itu-html5-dan-kelebihannya.html
diakses pada tanggal 14 October 2013 pada pukul 10.37
http://www.corluzz.co.cc/2009/08/pengertian-konsep-dan-fungsi-html.html
diakses pada tanggal 14 October 2013 pada pukul 13.09

Tidak ada komentar:
Posting Komentar