TEKNOLOGI
JAVA
Makalah
Ini Dibuat untuk Memenuhi Tugas Teknologi Informasi dan Komunikasi
Dosen pengampu :
Septia Lutfi, M.Pd
Penyusun :
Dyah Noviati Kusumaningrum
1102412031
TEKNOLOGI PEDIDIKAN
FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG
2013
KATA PENGANTAR
Assalaamu'alaikum
Warahmatullahi Wabarakatuh,
Puji
syukur saya aturkan kehadirat Allah SWT atas ridho dan karunianya saya dapat
menyelasaikan tugas pembuatan makalah ini. Saya juga ingin mengucapkan terima
kasih kepada dosen pengampu mata kuliah
Teknologi informasi dan komunikasi yang telah memberikan pengarahan-pengarahan
kepada saya dalam pembuatan makalah ini. Dengan adanya tugas ini saya dapat menambah
wawasan dan pengetahan, oleh karena itu makalah ini dibuat tidak hanya untuk
pengumpulan tugas semata tetapi juga untuk menambah pengetahuan para
pembacanya.
Makalah
ini berisi tentang gambaran tentang java. Materi dalam makalah ini telah saya uraikan
menurut kemampuan yang saya miliki. Dalam makalah ini terdapat pengertian java,
sejarah, versi, fitur-fitur yang terdapat pada java, aplikasi java dan pemanfaatanya kelebihan dan kekurangan dalam
java.
Dalam makalah
ini tentunya masih banyak kekurangan. Untuk itu saya mengharap kritik dan saran
dari pembaca guna penyempurnaan makalah ini. Semoga makalah ini dapat
bermanfaat bagi para pembaca untuk menambah ilmu pengetahuan. Amin
Wassalaamu'alaikum
Warahmatullahi Wabarakatuh.
Penyusun
DAFTAR
ISI
Kata
Pengantar...................................................................................................
ii
Daftar
Isi............................................................................................................
iii
Bab I Pendahuluan
A. Latar
Belakang.........................................................................................
1
B. Rumusan
Masalah....................................................................................
2
C. Tujuan......................................................................................................
2
Bab
II Pembahasan
A. Pengertian
java dan sejarah perkembangan java………………………. 3
B. Perkembangan
versi java………………………………………………. 5
C. Perkembangan
teknologi java………………………………………….. 10
D. Karakteristik
java………………………………………………………. 20
E. Fitur
yang terdapat pada java…………………………………………... 22
F. Aplikasi
java dan bagaimana pemanfaatanya…………………………... 24
G. Kelebihan
dan kekurangan java……………………………………….... 28
Bab
III Penutup
A. Kesimpulan................................................................................................
31
Daftar
Pustaka…………………………………………………………………... 32
BAB
I
PENDAHULUAN
1.1 Latar belakang masalah
Perkembangan dunia informasi dan
komunikasi semakin hari semakin berkembang dengan pesat. Tuntutan jaman yang
semakin maju ini yang membuat manusia modern tidak bisa lepas dari perangkat
teknologi untuk mendukung aktivitasnya. Apalagi bentuk kecanggihan dunia
teknologi mengakibatkan manusia modern kini telah mengikuti arus perkembangan
teknologi dan memanfaatkannya. Dengan adanya teknologi memudahkan dan membantu
kita dalam aktivitas sehari-hari. Kecanggihan teknologi menjadikan manusia
dalam menggunakan alat komunikasi yang tidak terbatas oleh jarak, ruang dan
waktu.
Berbagai
produk teknologipun terus bermunculan. Salah satu produk perkembangan teknologi
yang dapat dimanfaatkan adalah teknologi berbasis java yang menyediakan berbagai
fasilitas didalamnya. Mulai dari akses data, informasi aktual, iklan,
komunikasi, game dan sebagainya. Teknologi
java menghadirkan banyak sekali aplikasi didalamnya antara lain untuk membuat
game, aplikasi desktop, aplikasi web, aplikasi enterprise, aplikasi jaringan
dan lain-lain. Kebanyakan perangkat lunak yang menggunakan Java adalah ponsel
feature dan ponsel pintar atau smartphone.
Pengembangan
aplikasi java juga disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat yang memanfaatkan
fasilitas yang dihadirkan. Selain itu, kemudahan akses dalam aplikasi java atau
pengoperasiannya yang dapat dilakukan oleh siapapun tanpa memandang umur mulai
dari anak kecil sampai orang dewasa. Hal inilah yang membuat java digemari oleh
sebagaian besar pengguna di Indonesia pada masa kini.
1.2 Rumusan masalah
a.
Apa itu java dan sejarah perkembangan java?
b.
Bagaimana perkembangan versi java?
c.
Bagaimana perkembangan teknologi java?
d.
Bagaimana karakteristik java?
e.
Fitur apa saja yang terdapat pada java?
f.
Apa saja aplikasi java dan bagaimana
pemanfaatanya?
g.
Apa kelebihan dan kekurangan java?
1.3 Tujuan
a. Untuk memenuhi salah satu tugas dari dosen
mata kuliah “Teknologi Informasi dan Komunikasi”
b. Untuk menambah wawasan dan ilmu pengetahuan
khususnya dalam bidang teknologi informasi dan komunikasi.
c. Dapat mengetahui gambaran tentang program
java secara khusus.
BAB II
PEMBAHASAN
1. PENGERTIAN
JAVA DAN SEJARAH JAVA
Java adalah sebuah bahasa pemrograman pada komputer
sama seperti pendahulunya c++ . Java bersifat multi
platform dan multi device. Sekali menuliskan sebuah program dengan menggunakan
Java, kita dapat menjalankannya hampir di semua komputer dan perangkat lain
yang support Java, dengan sedikit perubahan atau tanpa perubahan sama sekali
dalam kodenya. Aplikasi dengan berbasis Java ini dikompulasikan ke dalam p-code
dan bisa dijalankan dengan Java Virtual Machine. Fungsionalitas dari Java ini
dapat berjalan dengan platform sistem operasi yang berbeda karena sifatnya yang
umum dan non-spesifik.
Java sendiri merupakan bahasa pemrograman
yang berbasis objek, maksudnya adalah semua aspek yang terdapat pada java
adalah objek sehingga sangat memudahkan untuk mendesain, membuat dan mengembangkan
program java dengan cepat. Kelebihan ini membuat program java menjadi mudah untuk
digunakan oleh banyak orang.
Bahasa pemrograman Java terlahir dari The Green
Project, yang berjalan selama 18 bulan, dari awal tahun 1991 hingga musim panas
1992. Proyek tersebut belum menggunakan versi yang dinamakan Oak. Proyek ini
dimotori oleh Patrick Naughton, Mike Sheridan, dan James Gosling, beserta
sembilan pemrogram lainnya dari Sun Microsystems. Salah satu hasil proyek ini
adalah maskot Duke yang dibuat oleh Joe Palrang.
Pertemuan proyek berlangsung di sebuah gedung
perkantoran Sand Hill Road di Menlo Park. Sekitar musim panas 1992 proyek ini
ditutup dengan menghasilkan sebuah program Java Oak pertama, yang ditujukan
sebagai pengendali sebuah peralatan dengan teknologi layar sentuh (touch
screen), seperti pada PDA sekarang ini. Teknologi baru ini dinamai
"*7" (Star Seven).
Setelah era Star Seven selesai, sebuah anak
perusahaan Tv kabel tertarik ditambah beberapa orang dari proyek The Green
Project. Mereka memusatkan kegiatannya pada sebuah ruangan kantor di 100
Hamilton Avenue, Palo Alto.
Perusahaan baru ini bertambah maju: jumlah karyawan
meningkat dalam waktu singkat dari 13 menjadi 70 orang. Pada rentang waktu ini
juga ditetapkan pemakaian Internet sebagai medium yang menjembatani kerja dan
ide di antara mereka. Pada awal tahun 1990-an, Internet masih merupakan
rintisan, yang dipakai hanya di kalangan akademisi dan militer.
Mereka menjadikan perambah (browser) Mosaic sebagai
landasan awal untuk membuat perambah Java pertama yang dinamai Web Runner,
terinsipirasi dari film 1980-an, Blade Runner. Pada perkembangan rilis pertama,
Web Runner berganti nama menjadi Hot Java.
Pada sekitar bulan Maret 1995, untuk pertama kali
kode sumber Java versi 1.0a2 dibuka. Kesuksesan mereka diikuti dengan untuk
pemberitaan pertama kali pada surat kabar San Jose Mercury News pada tanggal 23
Mei 1995.
Sayang terjadi perpecahan di antara mereka suatu
hari pada pukul 04.00 di sebuah ruangan hotel Sheraton Palace. Tiga dari
pimpinan utama proyek, Eric Schmidt dan George Paolini dari Sun Microsystems
bersama Marc Andreessen, membentuk Netscape.
Nama Oak, diambil dari pohon oak yang tumbuh di
depan jendela ruangan kerja "Bapak Java", James Gosling. Nama Oak ini
tidak dipakai untuk versi release Java karena sebuah perangkat lunak lain sudah
terdaftar dengan merek dagang tersebut, sehingga diambil nama penggantinya
menjadi "Java". Nama ini diambil dari kopi murni yang digiling
langsung dari biji (kopi tubruk) kesukaan Gosling. Konon kopi ini berasal dari
Pulau Jawa. Jadi nama bahasa pemrograman Java tidak lain berasal dari kata Jawa
(bahasa Inggris untuk Jawa adalah Java). Maka lahirlah nama “ Java “ .
Pada tahun 1993 sampai pertengahan 1994 tim green
yang mempunyai nama baru First person. Inc hanya menghabiskan waktu dengan
memperhatikan penjualan dari produknya. Ternyata tidak satupun orang ditemukan.
Akhirnya pada tahun 1994 First Person dibubarkan.
Pada tahun itu Web berkembang sangat pesat saat itu
browser yang banyak digunakan adalah Mosaic suatu broser yang gratis.
Dalam suatu wawancara pada pertengahan tahun 94
James Gosling mengatakan “We could build
a real cool browser. It was one of the few things in the client/serve
mainstream that needed some of the weird things we’d done: architecture
neutral, real-time,reliable, secure—issues that weren’t terribly important in
the workstation world. So we built a browser.”
Akhirnya dibuatlah suatu browser oleh Patrick
Naughton dan Jonathan Payne. Browser itu diberi nama Hot Java. Browser ini
dibuat dengan menggunakan bahasa java untuk menunjukkan kemapuan dari java. Yang
tidak kalah hebatnya mereka juga membuat teknologi yang disebut Aplet sehingga
browser dapat menjalankan kode program didalam browser.
Inilah bukti dari teknologi itu yang ditunjukkan
java pada tanggal 25 mei 1995. Sejak saat itu browser java memberikan lisensinya
kepada browser lain untuk bisa menjalankan Applet dan pada tahun 1996 diberikan
pada Internet Explorer. Akhirnya pada tahun 1996 dikeluarkan versi pertama dari
java dengan mengeluarkan java 1.02. Pada tahun 1998 dikeluarkan java 1.2 dan
java mulai mengeluarkan slogannya “Write once, Run anywhere” yang artinya
“Tulis sekali, jalankan di manapun”. Sekarang ini Java menjadi sebuah bahasa
pemrograman yang populer dan dimanfaatkan secara luas untuk pengembangan
perangkat lunak.
2. PERKEMBANGAN
VERSI JAVA
Dalam
perkembangannya versi java secara internal muncul dalam versi-versi sesuai
dengan JDK (Java Development Kit) yang beredar. Sedangkan secara
eksternal versi-versi yang kita kenal adalah 1,2,5, dan 6. Perlu diketahui
bahwa versi 3 dan 4 tidak dimunculkan. Namun perkembangan versi JDK biasanya
ditulis dengan 1.1, 1.2, 1.3, 1.4, 1.5, 1.6. Sekitar bulan Maret 1995, untuk
pertama kali kode sumber Java versi 1.0a2 dibuka. Kemudian tahun 1996 versi
awal Java sudah merupakan versi release sehingga dinamakan Java Versi 1.0. Java
versi ini menyertakan banyak paket standar awal yang terus dikembangkan pada
versi selanjutnya yaitu java.lang, java.io, java.util, java.net, java.awt,
dan java.applet. Jumlah class saat itu baru 211 class.
Setiap versi JDK selalu menambahkan API baru. API baru mungkin melibatkan perubahan pada bahasa (misal: API Reflection), namun biasanya tidak. • API yang tidak berhubungan dengan perubahan bahasa (secara sintaks/semantik) bisa diimplementasikan ulang di JDK versi yang lama (misal di JDK 1.5 ada Regex, di JDK sebelumnya kita bisa menggunakan library regex dari pihak ketiga). Perkembangan versi JDK terutama untuk J2SE dan fitur-fiturnya dapat dilihat sebagai berikut :
Setiap versi JDK selalu menambahkan API baru. API baru mungkin melibatkan perubahan pada bahasa (misal: API Reflection), namun biasanya tidak. • API yang tidak berhubungan dengan perubahan bahasa (secara sintaks/semantik) bisa diimplementasikan ulang di JDK versi yang lama (misal di JDK 1.5 ada Regex, di JDK sebelumnya kita bisa menggunakan library regex dari pihak ketiga). Perkembangan versi JDK terutama untuk J2SE dan fitur-fiturnya dapat dilihat sebagai berikut :
·
JDK
1.1 dirilis tahun 1997, dengan jumlah class 477. Penambahan fitur inner Class
(perubahan bahasa). Versi Java sebelumnya hanya mendukung Top Level
Class. Penambahan Reflection API – Reflection API melibatkan perubahan bahasa
(setiap kelas dapat diakses refleksinya). Pada versi ini juga diperkenalkan
Format file JAR. File JAR merupakan file yang berisi kelas Java dan resource
yang dibutuhkan untuk menjalankan kumpulan kelas tersebut (gambar, suara, dan
sebagainyal), yang – menjadi bagian integral Java karena menjadi bagian dari
classpath Java.
·
JDK
versi 1.2 dirilis tahun 1998, dengan jumlah kelas 1524. Penambahan Weak
Reference dan tipe reference lain. Referensi yang “lemah”, sehingga bias
dibersihkan oleh garbage collector jika diperlukan. Perubahan pada
penanganan Thread . Sebelum JDK1.2 ada method untuk mensuspend (menghentikan
sementara) dan me-resume (meneruskan) thread, tapi ternyata ini rawan deadlock.
·
JDK
versi 1.3 dirilis tahun 2000, dengan jumlah kelas 1840. Tidak ada perubahan
bahasa. Penambahan dan perbaikan API untuk distributed programming (RMI, CORBA).
Sampai dengan versi terakhir (1.3.1_14) Sangat banyak bug yang diperbaiki
(lebih dari 100) .
·
JDK
versi 1.4. dirilis tahun 2004, dengan jumlah kelas 2723. Perubahan terletak
pada asersi (seperti pada C/C++). Asersi adalah pernyataan boolean bahwa
sesuatu pasti benar di satu titik program dan jika salah, maka exception akan
dilempar. Selain itu pada versi ini terdapat penambahan API baru seperti NIO
dan logging. NIO merupakan API yang digunakan untuk I/O yang berguna untuk I/O
kinerja tinggi. Sedangkan Logging merupakan Fitur untuk melakukan
pencatatan aktivitas program ke media tertentu (disk, jaringan, dan lainnya).
·
JDK
versi 1.5 dirilis tahun 2004 yang biasa disebut versi 5 saja dengan jumlah
kelas 3279. Versi ini paling banyak terjadi perubahan bahasa misalnya
kelas generic, syntax loop untuk enumerasi, automatic
boxing/unboxing, enumerasi, static import, metadata, dan variable
arguments. Kelas generik memungkinkan suatu abstraksi terhadap tipe data.
Konsep yang bersesuaian adalah Template di C++, tetapi konsep template
C++ tidak 100% kompatibel dengan Java. Java memproses generic pada compile time
dan runtime, sedangkan C++ hanya pada compile time.
·
versi
1.6 dirilis tahun 2006 yang biasa disebut versi 6 saja, dengan jumlah kelas
lebih dari 3777. Piranti lunak Java SE 6 memungkinkan pengembangan menjadi
lebih mudah, lebih cepat dan lebih hemat biaya. Aplikasi ini menghadirkan
sejumlah feature yang lebih modern bagi layanan web, dukungan dynamic language,
diagnostik dan aplikasi desktop. Selain itu, lebih dari 160 perusahaan telah
bermitra dengan Sun dan menguji aplikasi berbasis teknologi Java mereka pada
platform Java SE 6 untuk menjamin kompatibilitas, stabilitas dan kinerja
optimal pada peluncuran Java SE 6. Kompatibilitas Java SE 6 dengan platform
versi sebelumnya memudahkan para pegembang Java dalam menggunakannya sekaligus
melindungi investasi teknologi Java. Teknologi Java SE 6 sudah berbeda
dengan pengembangan Java versi sebelumnya, ini merupakan platform yang sangat
kokoh bagi para pengembang dan vendor. NetBeans IDE merupakan cara terbaik bagi
para pengembang untuk mengembangkan semua fungsi terbaru dari Java SE 6. Dengan
peningkatan dynamic language dan dukungan layanan web, platform Java SE 6
optimis bagi pembangunan aplikasi dan layanan Web 2.0. Untuk perkembangan
visual aplikasi interaktif yang sangat cepat, platform Java SE 6 termasuk
komponen pengaturan tampilan baru, berdasarkan NetBeans GUI Builder (denga nama
kode sebelumnya Matisse). Piranti lunak Java SE 6 juga memberikan dukungan
penuh terhadap versi Windows Vista berikutnya.
Sejak tahun 2006 tersebut, Sun Microsystems telah menerapkan
lisensi open source, yaitu GNU GPL (GNU General Public License),
sehingga siapapun akan lebih leluasa menggunakan java. Sedangkan di Indonesia
awal tahun 2009, Sun Microsystem, juga telah meresmikan pusat penelitian
aplikasi berbasis Java yang pertama di Asia Tenggara . Pusat penelitian itu
didirikan bersama SEAMOLEC (SEAMEO Regional Open Learning Center). Pusat
penelitian yang dinamai JENI (Java Education Network Indonesia) Research
Center itu didirikan di kompleks Universitas Terbuka, Pondok Cabe, Tangerang
yang memiliki fasilitas pendidikan Java dan open source, termasuk
10 Sun Ultra 20 Workstation, perangkat pelatihan berbasis web. Ini merupakan
pusat penelitian pertama di ASEAN, dan akan terus dikembangkan diseluruh
Negara-negara ASEAN.
Sejak
diperkenalkan, Sun telah merilis versi baru dari bahasa Java setiap dua tahun
atau lebih. Versi
ini membawa perangkat tambahan baru, kemampuan baru dan perbaikan bug. Sampai
saat ini, versi diberi nomor 1.x, di mana x mencapai sampai 4. (Revisi Menengah
diberi label dengan nomor ketiga - 1.xy -. Seperti pada 1.4.2) Versi terbaru,
bagaimanapun, disebut Java 5.0 bukan Java 1.5.
Di bawah ini adalah timeline berbagai versi Edisi dasar,
atau Standard (SE), Jawa bersama dengan beberapa fitur baru
yang masing-masing diperkenalkan. Edisi ini berisi paket bahasa inti (nama kode
untuk perpustakaan di Jawa) dan ditujukan untuk pemrograman desktop.
1995: Versi
1.0 dari Java Development Kit
(JDK) dirilis secara gratis oleh Sun.
·
8
package dengan 212 class.
·
Netscape
2,0-4,0 termasuk Java 1.0.
·
Microsoft
dan perusahaan lain berlisensi Jawa.
1997: Versi 1.1:
·
23
package - 504 class.
·
Perbaikan
meliputi penanganan event yang lebih baik, inner class, JVM ditingkatkan.
·
Microsoft
mengembangkan 1,1 sendiri. kompatibel Java Virtual Machine untuk Internet
Explorer.
·
Banyak
browser yang digunakan masih hanya kompatibel dengan 1.1.
·
Ayunan paket grafis sangat meningkat
menjadi tersedia selama ini tetapi tidak disertakan dengan bahasa inti.
1999: Versi 1.2, juga disebut Java 2 Platform
·
59
package - 1520 class.
·
Kode
dan alat didistribusikan sebagai The Software Development Kit (SDK)
·
Yayasan
Jawa Kelas (JFC), berdasarkan Swing, untuk grafis ditingkatkan dan user
interface, sekarang termasuk dengan bahasa inti.
·
Koleksi
API termasuk dukungan untuk berbagai daftar, set, dan peta hash.
2000: Versi
1.3:
·
76
package - 1842 class.
·
Kinerja
perangkat tambahan termasuk mesin virtual Hotspot.
2002: Versi 1.4:
·
135
package - 2991 class.
·
Peningkatan
IO, XML dukungan, dll
2004: Versi
5.0 (sebelumnya bernomor 1,5):
·
165
package, lebih dari 3000 class.
·
Startup
yang lebih cepat dan lebih kecil memori tapak
·
Metadata
·
Terformat
keluaran
·
Generics
·
Peningkatan
fitur multithreading
3.
PERKEMBANGAN
TEKNOLOGI JAVA
1. Sebuah Bahasa Pemrograman
Sebagai
sebuah bahasa pemrograman, Java dapat membuat seluruh bentuk aplikasi, desktop,
web dan lainnya, sebagaimana dibuat dengan menggunakan bahasa pemrograman
konvensional yang lain. Java memiliki sintak ( dalam bahasa manusia adalah kosa
kata ) yang mirip dengan bahasa C. Java merupakan suatu bahasa pemrograman yang
berorientasi Objek atau sering disebut OOP ( Object Oriented Programming ). Penekanannya
bukan pada alur ( struktur ) tapi pada objek, properti dan state - state yang
dimiliki oleh objek tersebut. Di sini Java hadir untuk mengatasi kendala -
kendala ( kompleksitas ) bahasa pendahulunya dan menghilangkan hambatan antar
sistem operasi.
Java memudahkan programmer untuk melakukan
porting ke suatu arsitektur atau platform yang mana Java mempunyai slogan
" Write Once Run Any Where". Maksudnya, bahwa ketika menulis program
dengan Java di Windows dan program yang dibuat dapat dijalankan pada berbagai
platform seperti Linux, FreeBSD dan keluarga Unix hanya dengan menggunakan Java
Virtual Machine ( JVM ). Untuk itu Java dapat dijalankan pada berbagai platform
sistem operasi. Perkembangan Java tidak hanya terfokus pada satu sistem
operasi, tetapi dikembangan untuk berbagai sistem operasi dan bersifat open
source.
2. Platform Java
Java Platform adalah sebuah platform software yang berbeda dari berbagai
paltform lainnya seperti Microsoft Windows, Macintosh, OS / 2, UNIX, dan
NetWare. Namun dirancang untuk menghasilkan dan berjalan sangat interaktif,
dinamis, dan applet yang aman dan aplikasi - aplikasi pada sistem jaringan
komputer. Java Platform berada berada di atas sistem operasi ini. Aplikasi yang
ditulis dalam bahasa Java untuk mengkompilasi arsitektur netral JVM ( Java Virtual
Machine ) bytecodes, yang tidak sekedar kode mesin normal. Selanjutnya
interpreter Java menterjemahkan ke dalam kode eksekusi. Keuntungan utama dari
pendekatan ini adalah agar memungkinkan untuk menjalankan aplikasi Java pada
sistem apapun, selama masih menerapkan sistem JVM.
Java Platform terdiri dari 2 bagian
utama, yaitu JVM dan Java API :
1. Java Virtual Machine (JVM) adalah suatu mesin virtual yang
menginterpretasikan bytecode-bytecode Java ke dalam bahasa mesin. Bytecode Java
adalah file hasil kompilasi kode java (ekstension filenya adalah .class )
2. Application
Programming Interface (API) adalah sekumpulan (libraries) komponen software (kelas
- kelas dan interface - interface Java) siap pakai yang memiliki berbagai kegunaan
dan kemampuan yang berbeda-beda. Sekumpulan kelas-kelas dan interface-interface
yang saling berkaitan diorganisasikan dalam suatu library. Library ini dikenal
dengan sebutan package (paket). Paket inilah untuk menambahkan fungsionalitas
yang sudah dibuat dan dapat dirubah, sehingga menghemat waktu coding.
Seiring dengan perkembangannya saat ini Sun Microsystems
membagi Java menjadi 4 edisi, yaitu :
• Java
Card : program Java yang digunakan pada peralatan elektronik yang memiliki
memori sangat terbatas, misalnya Smart Card.
• J2ME
: Java 2 Platform, Micro Edition. Java2 Micro Edition atau J2ME merupakan salah
satu teknologi dari Bahasa Pemograman Java yang memungkinkan pembuatan
aplikasi-aplikasi Java bisa berjalan pada perangkat mobile/handpone atau PDA
(Personal Digital Asistent) yang karakteristiknya berbeda dengan PC (personal
computer), seperti kecilnya jumlah memory pada handphone dan PDA, serta
keterbatasan interface dari perangkat tersebut. J2ME juga merupakan lingkungan
pengembangan yang didesain untuk meletakkan perangkat lunak JAVA pada barang
elektronik berserta perangkat pendukungnya. Pada J2ME, jika perangkat lunak
berfungsi dengan baik pada sebuah perangkat maka belum tentu juga berfungsi
baik pada perangkat yang lain. J2ME membawa Java ke dunia informasi,
komunikasi, dan perangkat komputasi yang lebih kecil dibandingkan dengan
computer desktop. J2ME biasa digunakan pada telepon selular, pager, PDA, dan
sejenisnya.
Teknologi J2ME juga memiliki
beberapa keterbatasan jika diaplikasikan pada ponsel. J2ME sangat bergantung
pada device yang digunakan, bisa dari merk ponsel, maupun kemampuan ponsel, dan
dukungan terhadap teknologi J2ME. Misalnya, jika sebuah ponsel tidak memiliki
kamera maka jelas J2ME pada ponsel tersebut tidak dapat mengakses kamera.
Salah satu teknologi yang
dikembangkan untuk pemrograman aplikasi-aplikasi untuk perangkat mobile adalah
WAP (Wireless Aplication Protocol), namun WAP hanya salah satu dari beberapa
teknologi nirkabel dan dalam perkembangannya, WAP kurang suskes di pasaran.
Berawal dari hal tersebut,
perusahaan Sun Microsistem mencoba untuk mengembangkan teknologi Java yang
dapat dijalankan untuk pemrograman wireless. J2ME merupakan salah satu
teknologi Java yang dikembangkan untuk pembuatan aplikasi-aplikasi perangkat
wireless. Seperti teknologi Java yang lain, J2ME terdiri atas beberapa
komponen. Antara lain yaitu :
a. Java Virtual Machine (JVM). Komponen ini digunakan untuk menjalankan
program-program Java pada emulator.
b. Java API (Aplication Programing Interface). Komponen ini merupakan
kupulan library yang digunakan untuk
menjalankan dan mengembangkan program Java pada handphone.
c. Tools. Komponen ini digunakan untuk pengembangan apliaksi Java,
semacam emulator Java Phone.
Connected Limeted Device Configuration
(CLDC)
CLDC atau Connected Limited Device
Cofiguration adalah perangkat dasar dari J2ME, spesifikasi dasar yang berupa
library atau API yang diimplementasikan pada J2ME, seperti yang digunakan pada
telepon selular, pager, dan PDA. Perangkat tsb dibatasi dengan keterbatasan
memory, sumber daya, dan kemampuan memproses. Spesifikasi CLDC pada J2ME adalah
spesifikasi minimal pada package, class, dan sebagian fungsi Java Virtual
Machine yang dikurangi agar dpat diimplementasikan dengan keterbatasan sumber daya
pada alat tersebut, JVM yang digunakan adalah KVM (Kilobyte Virtual Machine).
Mobile Information Device Profile
(MIDP)
MIDP atau Mobile Information Device
Profile adalah spesifikasi untuk sebuah profil J2ME. MIDP memilik lapisan
diatas CLDC, API tambahan untuk daur hidup aplikasi, antar muka, jaringan, dan
pemyimpanan persisten. Pada saat ini terdapat MIDP 1.0 dan MIDP 2.0. Fitur
tambahan pada MIDP 2.0 dibandingkan MIDP 1.0 adalah API untuk multimedia. Pada
MIDP 2.0 terdapat dukunagan memainkan tone, tone sequence, dan file WAV
walaupun tanpa adanya Mobile Media API (MMAPI).
MIDlet
MIDlet adalah aplikasi yang ditulis
untuk MIDP. Aplikasi MIDlet adalah bagian dari class
javax.microedition.midlet.MIDlet yang didefinisikan pada MIDP. MIDlet berupa
sebuah class abstrak yang merupakan subclass dari bentuk dasar aplikasi
sehingga antarmuka antara aplikasi J2ME dan aplikasi manajemen pada perangkat
bisa terbentuk.
Daur Hidup MIDlet
MIDlet terdiri dari beberapa method
yang harus ada, yaitu contructor(), protected void startApp() throws
MIDletStateChangeException, protected void pauseApp(), protected void
destroyApp (Boolean unconditional) throws MIDletStateChangeException.
Ketika MIDlet dijalankan maka akan
diinisialisasi dengan kondisi pause dan dijalankan pauseApp(), kondisi
berikutnya adalah fungsi MIDlet dijalankan, yaitu pada startApp(). Metode yang
ada tersebut diimplementasikan sebagai protected, hal ini dimaksudkan agar
MIDlet lain tidak dapat memanggil method tersebut. Pada saat pemakai keluar
dari MIDlet, maka method destroyApp() akan dijalankan sebelum MIDlet
benar-benar tidak berjalan lagi. Method notifyDestroyed() akan dipanggil
sebelum MIDlet benar-benar tidak berjalan lagi, DestroyApp() akan memanggil
notifyDestroyed(), dan notifyDestroyed() akan memberi tahu platform untuk
menterminasi MIDlet dan membersihkan semua sumber daya yang mengacu pada MIDlet
J2ME Wireless Toolkit.
J2ME Wireless Toolkit adalah
perkakas yang menyediakan lingkungan emulator, dokumentasi beserta contoh-contoh
aplikasi JAVA untuk perangkat kecil. J2ME WTK berbasiskan pada CLDC dan MIDP.
J2ME WTK adalah program yang meniru kerja ponsel yang mendukung MIDP atau yang
disebut emulator. Oleh karena itu, belum tentu MIDlet yang berjalan di emulator
juga berjalan pada ponsel yang sebenarnya, karena juga bergantung pada
kemampuan dan kapasitas ponsel yang digunakan. Edisi mikro yang digunakan untuk
penerapan teknologi Java pada peralatan elektronik seperti handphone, PDA, dll.
• J2SE
: Java 2 PlatForm, Standard Edition. Merupakan teknologi Java edisi standar
yang digunakan untuk penerapan teknologi Java pada computer desktop karena Java
2 Standard Edition mencakup core dari bahasa pemrograman Java, memuat
library-library inti yang dibutuhkan seperti IO, Networking dan JDBC.
• J2EE
: Java 2 PlatForm, Enterprise Edition. Java 2 Enterprise Edition adalah
pengembangan Java untuk solusi enterprise, mulai dari aplikasi berbasis Web
dengan Servlet dan JSP, aplikasi terdistribusi dengan EJB, sebagaimana aplikasi
integrasi enterprise seperti Web Service. Edisi ini biasanya digunakan untuk
penerapan teknologi Java pada computer server.
Berikut adalah kumpulan library
dasar di Java :
• java.lang
: paket yang berisi kelas - kelas elemen dasar ( untuk melakukan pemrograman ).
Paket ini diimpor oleh kompiler ke semua program java secara otomatis.
• java.io
: paket yang berisi kelas - kelas untuk melakukan manipulasi masukan dan keluar
( input dan output ) termasuk penanganan masalah file
• java.util
: paket yang berisi kelas - kelas pelengkap seperti kelas struktur data dan
kelas penanggalan
• java.net
: paket yang berisi kelas - kelas yang memungkinkan komputer saling
berinteraksi dengan komputer yang lainnya melalui jaringan TCP / IP
• java.awt
: paket yang berisi kelas - kelas yang memungkinkan programmer untuk membuat
aplikasi dengan antarmuka grafis, Graphical User Interface ( GUI )
• java.awt.peer
: merupakan paket yang berisi keseluruhan definisi interface. Setiap antarmuka
java.awt.peer berkaitan dengan salah satu atau java.awt Komponen Menu
Component. The Interface dalam paket ini menentukan metode yang harus didukung
oleh komponen GUI pada platform tertentu.
·
Java
Swing : merupakan librari java yang digunakan untuk menciptakan Grafik User
Interface (GUI). Dengan Java Swing kita dapat membuat user interface yang cross
platform atau OS independent. Artinya user interface yang kita buat dapat
dijalankan pada system operasi apa saja (OS yang suport Java) dengan tampilan
yang relative sama. Bahkan kita dapat membuat user interface yang menyerupai
Windows XP, Mac OS atau Linux tanpa tergantung dari OS yang kita gunakan.
SWING, adalah salah satu bagian dari Java Foundation Classes (JFC). Pada JFC
ini juga terdapat fasilitas untuk menambahkan Rich Graphic Functionality.
Komponen
Swing
Package
dari Swing menyediakan banyak kelas untuk membuat aplikasi GUI. Package
tersebut dapat ditemukan di javax.swing. Komponen Swing ditulis
menyeluruh menggunakan Java. Kesimpulannya, program GUI ditulis menggunakan
banyak kelas dari package Swing yang mempunyai tampilan look and feel yang
sama meski dijalankan pada beda paltform. Lebih dari itu, Swing menyediakan
komponen yang lebih menarik seperticolor chooser dan option
pane.
Nama
dari komponen GUI milik Swing hampir sama persis dengan komponen GUI milik AWT.
Perbedaan jelas terdapat pada penamaan komponen. Pada dasarnya, nama komponen
Swing sama dengan nama komponen AWT tetapi dengan tambahan huruf J pada
prefixnya. Sebagai contoh, satu komponen dalam AWT adalah button class.
Sedangkan pada Swing, nama komponen tersebut menjadi Jbutton class.
Dalam
ranah antarmuka pengguna, komponen merupakan
bagian fundamental di Java. Pada prinsipnya,
segala sesuatu yang kita lihat di tampilan
aplikasi Java adalah suatu komponen—misalnya window, menu, dan button.
Di
sisi lain, container adalah jenis komponen
yang “menampung” dan mengelola komponen-komponen
lainnya. Idealnya, suatu komponen harus diletakkan di sebuah
container agar ia dapat digunakan.
Secara umum ada lima bagian dari Swing yang akan sering kita gunakan. Komponen atau bagian – bagian itu adalah:
1.
Top-level
Container, merupakan container dasar di mana komponen lainnya diletakan. Contoh
Top-level container ini adalah Frame, Dialog dan Applet yang diimplementasi
dalam class JFrame, Jdialog, dan JApplet.
2.
Intermediate
Container, merupakan komponen perantara di mana komponen lainnya akan
diletakan. Salah satu contoh container ini adalah class JPanel.
3.
Atomic
Component, merupakan komponen yang memiliki fungsi spesifik dan biasanya user
berinteraksi langsung dengan komponen jenis ini. Contohnya adalah JButton,
JLabel, JTextField, dan JTextArea.
4.
Layout
Manager, berfungsi untuk mengatur bagaimana posisi dari komponen – komponen
yang diletakan pada container. Secara default terdapat 5 macam layout yaitu
berupa class BorderLayout, BoxLayout, FlowLayout, GridBagLayout, dan
GridLayout.
5.
Event
Handling, untuk menangani event yang dilakukan oleh user misalnya menekan
tombol, mengkilik mouse dan lain – lain.
Features pada Swing diantaranya:
1. Swing GUI Component
Swing Toolkit memiliki beragam komponen GUI, mulai dari komponen sederhana (button, check boxes) hingga komponent komplex seperti tabel dan text. Anda pun dapat membuat komponen anda sendiri.
2. Java 2D API
Dengan Java 2D API , kita dapat dengan mudah menambahkan images, drop shadow, dan lain lain kedalam aplikasi GUI kita.
3. Pluggable Look and Feel Support
Setiap program yang menggunakan Swing Component, dapat diubah tampilannya. Banyak sekali pilihan tampilan yang nantinya dapat kita gunakan dalam pembuatan GUI ini.
4. Data Transfer
Anda dapat menerapkan Data Transfer (Copy, Paste, Drag and Drop pada Swing)
5.Internationalization
Dengan adanya Internationalization, developer dapat membuat software sesuai dengan bahasa negaranya sendiri-sendiri, juga mensupport character dari berbagai negara seperti Japanese, Chinese, Korean.
6. Undo Framework API
Dengan Swing Undo Framework, maka developer dapat menggunakan undo dan redo seperti pada text component. Java Swing mensupport unlimited undo dan redo.
7. Flexible Deployment Support
Swing dapat dideploy ke dalam Applet yang dijalankan via browser. Dapat juga dideploy ke dalam standalone application dengan Java Web Start sebagai Standard Destop Application.
Dengan Java 2D API , kita dapat dengan mudah menambahkan images, drop shadow, dan lain lain kedalam aplikasi GUI kita.
3. Pluggable Look and Feel Support
Setiap program yang menggunakan Swing Component, dapat diubah tampilannya. Banyak sekali pilihan tampilan yang nantinya dapat kita gunakan dalam pembuatan GUI ini.
4. Data Transfer
Anda dapat menerapkan Data Transfer (Copy, Paste, Drag and Drop pada Swing)
5.Internationalization
Dengan adanya Internationalization, developer dapat membuat software sesuai dengan bahasa negaranya sendiri-sendiri, juga mensupport character dari berbagai negara seperti Japanese, Chinese, Korean.
6. Undo Framework API
Dengan Swing Undo Framework, maka developer dapat menggunakan undo dan redo seperti pada text component. Java Swing mensupport unlimited undo dan redo.
7. Flexible Deployment Support
Swing dapat dideploy ke dalam Applet yang dijalankan via browser. Dapat juga dideploy ke dalam standalone application dengan Java Web Start sebagai Standard Destop Application.
• java.applet
: paket yang berisi kelas - kelas yang memungkinkan programmer untuk membuat
antarmuka ( applet ) yang interaktif di web. Aplikasi java ini bisa disisipkan
kedalam halaman HTML. Java applet bisa berjalan pada web browser yang telah
mendukung java seperti mozilla, IE, dan chrome. Applet dirancang untuk berjalan
‘remotely‘ pada browser client, sehingga ada beberapa keterbatasan. Secara
default, applet tidak bisa mengakses resource pada komputer lokal. Applet
biasanya digunakan untuk membuat website lebih dinamis dan menghibur. Semua
program yang ditulis dalam Java pasti memanfaatkan API Java ini. Java Applet
adalah
Keuntungan Menggunakan Java Applet :
1. Bersifat
lintas platform, dapat dijalankan pada Windows, Mac OS, dan Linux
2. Bisa
berjalan pada semua versi plugin java
3. Bisa
berjalan di dalam sandbox, sehingga user tidak perlu meninjau source-nya,
karena ia berjalan tanpa persetujuan keamanan
4. Didukung
oleh hampir semua browser
5. Applet bisa
disimpan sebagai cache oleh sebagian besar webbrowser sehingga menjadi lebih
cepat untuk dimuat ketika diakses berikutnya
6. Applet bisa
memiliki akses penuh ke dalam komputer jika user mengijinkan
Kerugian Menggunakan Java Applet:
1. Memerlukan plugin Java
2. Java applet memerlukan JVM sehingga saat
pertama dijalankan, akan memakan waktu
cukup lama
3. Jika applet tidak di-cache kedalam komputer
lokal, maka proses download akan memakan waktu lama
3.
Sebuah Aplikasi
Aplikasi dengan teknologi Java
secara umum adalah aplikasi serba guna yang dapat dijalankan pada seluruh mesin
yang memiliki Java Runtime Environment
(JRE).
4.
Sebuah Deployment Environment
Sebagai sebuah peralatan pembangun,
teknologi Java menyediakan banyak tools : compiler, interpreter, penyusun
dokumentasi, paket kelas dan sebagainya.
Terdapat dua komponen utama dari
Deployment Environment. Yang pertama adalah JRE, yang terdapat pada paket J2SDK,
mengandung kelas – kelas untuk semua paket teknologi Java yang meliputi kelas
dasar dari Java, komponen GUI dan sebagainya. Komponen yang lain terdapat pada
Web Browser. Hampir seluruh Web Browser komersial menyediakan interpreter dan
runtime environment dari teknologi Java.
4.
KARAKTERISTIK JAVA
Berdasarkan white paper resmi dari
SUN, Java memiliki karakteristik berikut:
1. Sederhana
Bahasa pemrograman Java menggunakan
sintaks mirip dengan C++ namun sintaks pada Java telah banyak diperbaiki terutama menghilangkan
penggunaan pointer yang rumit dan multiple inheritance. Java juga menggunakan
automatic memory allocation dan memory garbage collection.
2. Berorientasi objek (Object
Oriented)
Java mengunakan pemrograman
berorientasi objek yang membuat program dapat dibuat secara modular dan dapat
dipergunakan kembali. Pemrograman berorientasi objek memodelkan dunia nyata
kedalam objek dan melakukan interaksi antar objek-objek tersebut.
3. Dapat didistribusi dengan mudah
Java dibuat untuk membuat aplikasi
terdistribusi secara mudah dengan adanya libraries networking yang terintegrasi
pada Java.
4. Interpreter
Program Java dijalankan menggunakan
interpreter yaitu Java Virtual Machine (JVM). Hal ini menyebabkan source code Java yang telah
dikompilasi menjadi Java bytecodes dapat dijalankan pada platform yang
berbeda-beda.
5. Robust
Java mempuyai reliabilitas yang tinggi. Compiler pada Java mempunyai
kemampuan mendeteksi error secara lebih teliti dibandingkan bahasa pemrograman
lain. Java mempunyai runtime Exception handling untuk membantu mengatasi error
pada pemrograman.
6. Aman
Sebagai bahasa pemrograman untuk
aplikasi internet dan terdistribusi, Java memiliki beberapa mekanisme keamanan untuk menjaga aplikasi
tidak digunakan untuk merusak sistem komputer yang menjalankan aplikasi
tersebut.
7. Architecture Neutral
Program Java merupakan platform
independent. Program cukup mempunyai satu buah versi yang dapat dijalankan pada
platform yang berbeda dengan Java Virtual Machine.
8. Portabel
Source code maupun program Java
dapat dengan mudah dibawa ke platform yang berbeda-beda tanpa harus dikompilasi
ulang.
9. Performance
Performance pada Java sering
dikatakan kurang tinggi. Namun performance Java dapat ditingkatkan menggunakan
kompilasi Java lain seperti buatan Inprise, Microsoft ataupun Symantec yang
menggunakan Just In Time Compilers (JIT).
10. Multithreaded
Java mempunyai kemampuan untuk
membuat suatu program yang dapat melakukan beberapa pekerjaan secara sekaligus
dan simultan.
11. Dinamis
Java didesain untuk dapat dijalankan pada lingkungan yang
dinamis. Perubahan pada suatu class dengan menambahkan properties ataupun
method dapat dilakukan tanpa menggangu program yang menggunakan class tersebut.
5.
FITUR
JAVA
Fitur dari Java yang penting
diuraikan seperti berikut :
• JVM
(Java Virtual Machine) adalah sebuah
mesin imajiner ( maya ) yang bekerja dengan menyerupai aplikasi pada sebuah
mesin nyata. JVM menyediakan spesifikasi hardware dan platform dimana kompilasi
kode Java terjadi. Spesifikasi inilah yang membuat aplikasi berbasis Java
dengan bebas dari platform manapun karena proses kompilasi diselesaikan oleh
JVM. Aplikasi program Java diciptakan dengan file teks berekstensi .java. JVM merupakan
jantung dari Java Platform. JVM ini adalah pihak yang bertanggung jawab untuk
mengeksekusi program Java menjadi bahasa mesin untuk diproses oleh prosesor.
JVM mampu menerjemahkan code-code Java ke hampir semua platform. JVM ini-lah
yang membuat Java "write once, run everywhere" alias multi-platform.
·
JRE
(Java Runtime Environment) adalah sesuatu yang memungkinkan sebuah program Java
dapat berjalan di mesin Anda. JRE ini mengeksekusi binary-binary dari
class-class dan mengirimnya ke JVM untuk diproses lagi ke prosesor. Setiap JRE
pasti memiliki sebuah JVM di dalamnya untuk melakukan pemrosesan selanjutnya
·
JDK
(Java Development Kit). Seperti namanya, JDK adalah semacam kotak peralatan
(kit) yang digunakan untuk development. JDK ini berguna saat Anda menulis code
program. Seperti halnya JRE, JDK juga memiliki JVM di dalamnya.
·
SDK
(Software Development Kit). Ini lain lagi ceritanya. SDK ini biasanya adalah
kumpulan dari tools yang dibutuhkan untuk membuat serta menjalankan program.
Jadi di dalam SDK itu ada JDK-nya, ada JRE-nya serta mungkin IDE-nya juga.
• Garbage
Collection. Banyak bahasa pemrograman lain yang mengijinkan seorang programmer
mengalokasikan memori pada saat dijalankan. Namun setelah meggunakan alokasi
memori tersebut, harus terdapat cara untuk menempatkan kembali blok memori
tersebut supaya program lain dapat mengginakannya. Dalam C, C++ dan bahasa lainnya,
adalah programmer yang mutlak bertanggung jawab akan hal ini. Hal ini dapat
menyulitkan bilamana programmer tersebut alpa untuk mengembalikan blok memori
sehingga menyebabkan situasi yang dikenal dengan nama memory leaks.
• Code
Security. Code Security terimplementasi pada Java melalui penggunaan Java
Runtime Environment ( JRE ). Java menggunakan model pengamanan 3 lapis untuk
melindungi sistem dari untrusted Java Code.
Java juga menyediakan beragam teknik
pengamanan lain :
• Bahasa
dirancang untuk mempersuli eksekusi kode perusak. Peniadaan pointer merupakan
langkah besar pengamanan. Java tidak mengenal operasi pointer. Di tangan
programmer handal, operasi pointer merupakan hal yang luar biasa untuk optimasi
dan pembuatan program yang efisien serta mengagumkan. Namun mode ini dapat
menjadi petaka di hadapan programmer jahat. Pointer merupakan sarana luar biasa
untuk pengaksesan tak diotorisasi.
• Java
memiliki beberapa pengaman terhadap applet. Untuk mencegah program bertindak
mengganggu media penyimpanan, maka applet tidak diperbolehkan melakukan open,
read ataupun write terhadap berkas secara sembarangan.
Sebuah standar aplikasi java sudah
dibundel dalam sebuah paket pada Java SDK. Terdapat beberapa platform SDK yang
digunakan dalam pemrograman Java seperti :
• J2EE
merupakan teknologi program Java yang sudah diterapkan pada aplikasi computer
server. Java EE biasanya sudah dibundel pada paket development tools maupun
application server yang kita gunakan.
• J2SE
merupakan teknologi program Java yang pada umumnya digunakan untuk computer
dekstop / PC.
• J2ME
merupakan teknologi program Java yang diterapkan pada aplikasi mobile seperti
pada handphone dan PDA.
• Java
Card merupakan teknologi pemrograman Java yang diimplementasikan untuk
kebutuhan desain peralatan elektronik yang memiliki sangat sedikit memori,
misalnya smart card dan ATM.
• JavaFX
Script Technology merupakan teknologi java yang digunakan untuk aplikasi
scripting untuk sangat produktif, yang memungkinkan pembuat content ( content
developers ) untuk membuat media yang kaya dan content untuk deployment pada
Java environment.
6.
APLIKASI JAVA
Berikut ini adalah beberapa aplikasi
java yang banyak digunakan oleh pengguna dan sering dimanfaatkan antara lain :
Ø Aplikasi facebook
Facebook termasuk dari salah satu
social networking platform yang paling populer. Jejaring seperti Facebook tidak
hanya menghubungkan satu orang dengan orang lainnya di dunia tanpa batas, akan
tetapi menciptakan komunikasi atas profil, kegemaran, dan terutama pencitraan.
Tidak mengherankan apabila jejaring sosial (social networking) seperti Facebook
sering dimanfaatkan untuk keperluan promosi, kampanye, bahkan propaganda. Tidak
hanya untuk mengkomunikasikan citra individu, akan tetapi termasuk pula
kelompok, organisasi, maupun produk.
Di tahun 2008 lalu, Facebook bahkan
mampu mengalahkan popularitas jejaring sosial ternama lainnya seperti MySpace,
Friendster, dan Multiply. Siapapun bisa memanfaatkan ataupun mengoptimalkan
Facebook Di sini disediakan dua buah ebook panduan menggunakan Facebook untuk
pemula (for Dummies)dan tingkat lanjut (advanced user).
Aplikasi
online Facebook tidak hanya mampu mengkomunikasikan melalui pesan, akan tetapi
mampu pula menciptakan komunikasi interaktif online. Di antara situs jejaring
sosial, Facebook memiliki fitur yang paling lengkap. Mereka yang memanfaatkan
aplikasi jejaring online Facebook tidak hanya individu, akan tetapi kelompok,
organisasi, dan bahkan suatu negara. Tentunya kita masih ingat ketika Israel
pernah memanfaatkan Facebook (bersama dengan Twitter) untuk membela kepentingan
mereka di Jalur Gaza.
Ø Aplikasi opera mini
Opera Mini adalah penjelajah web
yang dirancang khusus untuk ponsel, dan juga untuk PDA Phone dan Smartphone.
Penjelajah Web ini tersedia dalam Java , Android, Windows Mobile, iOS,
BlackBerry OS, UIQ3, Symbian, dan Zeebo. Opera Mini adalah sebuah aplikasi yang
gratis, didukung melalui kemitraan antara para pengembang, yaitu Opera
Software, situs aplikasi gratis Gamejump, situs web Yahoo, dan Mesin Pencari
Google.
Opera Mini berasal dari penjelajah
web Opera untuk komputer pribadi, yang telah tersedia untuk umum sejak 1996.
Opera Mini pada awalnya dirancang untuk ponsel yang telah mampu terkoneksi atau
tersambung ke jaringan internet. Opera Mini pertama kali diperkenalkan pada
tanggal 10 Agustus 2005sebagai pilot project dalam kerjasama dengan stasiun
televisi Norwegia, TV 2. Sehingga pada saat itu, Opera Mini hanya tersedia
untuk pelanggan TV 2.
Opera Mini terbaru mempunyai fitur
yang tidak ada pada browser bawaan ponsel biasa yaitu mengupload file secara
langsung. Opera Mini terkenal akan dengan kecepatan browsingnya yang cukup
cepat, biasanya lebih cepat daripada browser bawaan ponsel. Keunggulan lainnya
dari Opera Mini adalahtarifnya yang relatif lebih murah dari browser bawaan
milik ponsel ini dikarenakan Opera Mini dapat mengkompres suatu halaman sampai
90%. Keunggulan yang menarik ialah dapat menyimpan halaman website yang
dianggap penting atau menarik oleh penggunanya, dan selanjutnya disimpan di
folder yang telah dipilih pengguna pada memori telepon atau kartu memori. Opera
Mini juga dapat menyinkronkan bookmark, dan tekan cepat ke akun milik anda
diKomunitas Opera. Versi Opera Mini 6 menyertakan fitur Share yang memungkinkan
pengguna membagikan halaman yang dibaca ke account jejaring sosial Facebook,
Twitter, dan My Opera.
Ø Aplikasi kamus
Aplikasi Kamus sangat berguna dalam
berbahasa, tahap pembelajaran kamus berperan penting dalam memahami kosa kata.
Semangat belajar berbahasa tentu dilengkapi fasilitas yang lengkap diantaranya
kamus tebal yang di bawa-bawa sepanjang waktu. Anda tidak perlu repot lagi
membawa kamus yang tebal, karena ada solusi jitu yang akan membantu untuk
menyelesaikan masalah yang berhubungan dengan bahasa yang sulit untuk
dimengerti. karena dengan menggunakan aplikasi kamus bisa mengurangi kepikunan
sebab tanpa kita sadari aplikasi kamus mengajak
agar orang sedikit berfikir dan menganalisa tentang bahasa yang ingin di
mengerti. Karena dengan berfikir dan menganalisa itu dapat mengurangi kepikun
dalam usia yang sudah lanjut usia.
Sesuai dengan konsep belajar bahasa
yang menyarankan agar kita praktek kapanpun dan dimanapun kita merasa senang
untuk belajar Software kamus ini ada
dalam versi sesuai dengan sistem yang
lebih banyak dipakai oleh pengguna aplikasi mobile yaitu dalam bentuk Java.
Ø Aplikasi game
Bermain game juga ada manfaatnya.
Manfaatnya adalah melatih kepekaan, melatih problem solving, berpikir logis dan
kreatif, dan yang paling berpengaruh adalah secara tidak langsung kita belajar
bahasa Inggris. Manfaat yang terakhir ini sungguh luar biasa, kita sebagai
orang Indonesia sangat buruk dalam mempelajari bahasa Inggris tetapi dengan
bermain game mau tidak mau kita harus belajar bahasa Inggris agar kita bisa
memecakan permasalahan yang ada didalam pemainan game agar kiata bisa
memenangkan game itu. Karena bahasa yang digunakan dalam game pada umumnya
adalah bahasa Inggris, dan dialog, pengantar, tips, pilihan yang ada memakai
bahasa Inggris, sehingga semakin sering kita bermain game, kita secara tidak
langsung telah berlatih bahasa Inggris. Hasil penelitian menyebutkan bahwa para
pemain game ini memiliki fokus yang lebih terhadap apa yang terjadi di
sekelilingnya, jika dibandingkan dengan mereka-mereka yang jarang main game,
apalagi yang tidak main sama sekali.
Manfaat dari bermain game juga dapat
dirasakan bagi orang yang sudah tua atau dengan kata lain lanjut usia karena
dengan bermain game bisa mengurangi kepikunan sebab tampa kita sadari game
mengajak pemainnya agar sedikit berfikir dan menganalisa bagaimana cara
menyelesaikan permain game. Karena dengan berfikir dan menganalisa itu dapat
ngurangi kepikun dalam usia yang sudah lansia. Ternyata maksud dari semua
pembuat game dan kebanyakan programmer game adalah berusaha melatih kepekaan,
problem solving, dan logika pemain ketika dihadapkan pada suatu keadaan yang
kurang menguntungkan, dibumbui dengan kejutan2 dan ketegangan yang memompa
adrenalin dan emosi. Contohnya : KONAMI, pembuat game SILENT HILL, dan
developer game2 yang lain ingin mengatakan bahwa “dalam keadaan serba sulit,
asal kita mau berusaha, pasti ada jalan keluarnya”
7.
KELEBIHAN
DAN KEKURANGAN JAVA
Keunggulan dan kekurangan Java
adalah sebagai berikut:
a. Kelebihan Java
1) Multiplatform. Kelebihan utama dari Java ialah
dapat dijalankan di beberapa platform / sistem operasi komputer, sesuai dengan
prinsip tulis sekali, jalankan di mana saja. Dengan kelebihan ini pemrogram
cukup menulis sebuah program Java dan dikompilasi (diubah, dari bahasa yang
dimengerti manusia menjadi bahasa mesin / bytecode) sekali lalu hasilnya dapat
dijalankan di atas beberapa platform tanpa perubahan. Kelebihan ini
memungkinkan sebuah program berbasis java dikerjakan diatas operating system
Linux tetapi dijalankan dengan baik di atas Microsoft Windows. Platform yang
didukung sampai saat ini adalah Microsoft Windows, Linux, Mac OS dan Sun
Solaris. Penyebanya adalah setiap sistem operasi menggunakan programnya
sendiri-sendiri (yang dapat diunduh dari situs Java) untuk meninterpretasikan
bytecode tersebut.
2) Berbasis
OOP. (Object Oriented Programming –
Pemrogram Berorientasi Objek) yang artinya semua aspek yang terdapat di Java
adalah Objek. Java merupakan salah satu bahasa pemrograman berbasis oebjek
secara murni. Semua tipe data diturunkan dari kelas dasar yang disebut Object.
Hal ini sangat memudahkan pemrogram untuk mendesain, membuat, mengembangkan dan
mengalokasi kesalahan sebuah program dengan basis Java secara cepat, tepat,
mudah dan terorganisir. Kelebihan ini menjadikan Java sebagai salah satu bahasa
pemograman termudah, bahkan untuk fungsi fungsi yang advance seperti komunikasi
antara komputer sekalipun.
3) Perpustakaan
Kelas (Class Library) Lengkap. Java terkenal dengan kelengkapan perpustakaan/library
(kumpulan program program yang disertakan dalam pemrograman java) yang sangat
memudahkan dalam penggunaan oleh para pemrogram untuk membangun aplikasinya.
Kelengkapan perpustakaan ini ditambah dengan keberadaan komunitas Java yang
besar yang terus menerus membuat perpustakaan-perpustakaan baru untuk melingkupi
seluruh kebutuhan pembangunan aplikasi.
4) Bergaya
C++. Java memiliki sintaks seperti
bahasa pemrograman [C++] sehingga menarik banyak pemrogram C++ untuk pindah ke
Java. Saat ini pengguna Java sangat banyak, sebagian besar adalah pemrogram C++ yang pindah ke Java.
Universitas-universitas di Amerika juga mulai berpindah dengan mengajarkan
Java kepada murid-murid yang baru karena lebih mudah dipahami oleh murid dan
dapat berguna juga bagi mereka yang bukan mengambil jurusan komputer.
5) Pengumpulan
sampah otomatis,
memiliki fasilitas pengaturan penggunaan memori sehingga para pemrogram tidak
perlu melakukan pengaturan memori secara langsung (seperti halnya dalam bahasa
C++ yang dipakai secara luas).
b. Kekurangan Java
1) Tulis
sekali, perbaiki di mana saja. Masih ada beberapa hal yang tidak kompatibel antara platform
satu dengan platform lain. Untuk J2SE, misalnya SWT-AWT bridge yang sampai
sekarang tidak berfungsi pada Mac OS X.
2) Mudah
didekompilasi.
Dekompilasi adalah proses membalikkan dari kode jadi menjadi kode sumber. Ini
dimungkinkan karena koe jadi Java merupakan bytecode yang menyimpan banyak
atribut bahasa tingkat tinggi, seperti nama-nama kelas, metode, dan tipe data.
3) Penggunaan
memori yang banyak. Penggunaan
memori untuk program berbasis Java jauh lebih besar daripada bahasa tingkat
tinggi generasi sebelumnya seperti C/C++ dan Pascal (lebih spesifik lagi,
Delphi dan Object Pascal). Biasanya ini bukan merupakan masalah bagi pihak yang
menggunakan teknologi terbaru (karena trend memori terpasang makin murah),
tetapi menjadi masalah bagi mereka yang masih harus berkutat dengan mesin
komputer berumur lebih dari 4 tahun.
BAB
III
PENUTUP
A. Kesimpulan
Java
adalah sebuah bahasa pemrograman pada komputer sama seperti pendahulunya c++ . Java bersifat multi platform dan multi device. Bahasa
pemrograman java ini terlahir dari The Green Project yang berjalan selama 18 bulan,
dari awal tahun 1991 hingga musim panas 1992. Bahasa ini awalnya dibuat
oleh James Gosling saat masih bergabung di Sun Microsystems saat ini merupakan
bagian dari Oracle dan dirilis tahun 1995.
Dalam perkembangannya versi java
secara internal muncul dalam versi-versi sesuai dengan JDK (java development
kit) yang beredar. Kemudian bermunculan edisi-edisi paket java yang dihadirkan
dengan berbagai fitur-fitur didalamnya.
Perkembangan teknologi java
diantaranya mengenai sebuah bahasa pemrograman, platform java, sebuah
Development Environment dan sebuah aplikasi java. Aplikasi java juga banyak
sekali dimanfaatkan, salah satunya aplikasi jejaring sosial facebook sebagai
sarana untuk berkomunikasi, bertukar informasi dan juga dapat pula
mempromosikan sebuah produk dan sebagainya. Seperti halnya sebuah produk, java
juga mempunyai kelebihan dan kelemahan, salah satunya adalah Multiplatform. Dan
salah satu kelemahannya yaitu mudah didekompilasi
DAFTAR
PUSTAKA
http://belajar-pemrograman2.blogspot.com/2010/07/apa-itu-java.html
diakses pada tanggal 6 Oktober 2013
pukul 17.00
http://ivanhidayah.blogspot.com/2012/07/kelebihan-dan-kekurangan-java.html
diakses pukul 29 September 2013 pukul 17.36
http://informaticunsil.blogspot.com/2012/01/karakteristik-pada-java.html
diakses pada tanggal 29 September 2013 pukul 22.03
http://java.ruangtedy.net/?p=200
diakses pada tanggal 1 Oktober 2013 pukul 13.00
http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2010/02/pengertian-j2me/
diakses
pada tanggal 3 Oktober 2013 pukul 20.37
http://infoini.com/2011/pengertian-j2me-java-2-micro-edition.html
diakses
pada tanggal 3 Oktober 2013 pukul 20.38
wahyudigames.blogspot.com/
diakses pada tanggal 3 Oktober 2013 pukul 21.00
http://dicksuebarno.blogspot.com/2012/11/mengenai-java-swing.html
diakses pada tanggal 6 Oktober 2013
http://ekosyahputra281.blogspot.com/2013/01/kelebihan-dan-kekurangan-java.html
diakses pada tanggal 29 September 2013 pukul 17.38
http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2010/02/pengertian-j2me/
http://infoini.com/2011/pengertian-j2me-java-2-micro-edition.html
diakses
pada tanggal 3 Oktober 2013 pukul 20.38
http://shinichi81.blogspot.com/2011/12/tutorial-java-perkembangan-teknologi.html
diakses pada tanggal 3 Oktober 2013 pukul 20.40

Tidak ada komentar:
Posting Komentar